Breaking News:

Berita Bekasi

Jelang Reuni 212, Pemkab Bekasi bersama Polisi Koordinasi dengan Ulama dan Tokoh Agama

Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun dalam kegiatan Reuni 212

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah massa memadati Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, dalam acara Reuni aksi 212, Minggu (2/11/2012). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengadakan pertemuan dengan Forkopimda beserta Tokoh Agama dan Ulama jelan dilakukan aksi reunu 212.

Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun dalam kegiatan Reuni 212 dan dapat melakukannya secara virtual di rumah masing-masing sebagai alternatif. 

"Kita sudah sepakat bahwa kita tidak melarang kegiatan Reuni 212, tapi yang kita larang adalah kerumunannya. Jadi bisa saja reuninya tetap dilakukan tanpa menimbulkan kerumunan," ucap Marjuki di Kantor Pemkab Bekasi, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Dilingkupi Kesedihan, Nora Alexandra Tak Lepas Pelukan saat Jerinx Hendak Dijebloskan ke Penjara

Alasannya, Kabupaten Bekasi kembali masuk dalam PPKM Level 2 yang dimulai tanggal 29 November 2021, melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 63 Tahun 2021.

"Yang selama ini kita banggakan PPKM sudah turun ke Level 1, tapi kemarin kita sudah naik ke Level 2 ini akibat kurang disiplinnya terhadap protokol kesehatan," tambahnya. 

Oleh sebab itu, ia menghimbau masyarakat agar kembali memperketat protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan, dan mengurangi mobilitas.

Baca juga: Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Bobby Fatahillah, Penista Agama yang Gesekkan Kelamin di Buku Islam

Hal tersebut diharapkan dapat menghindari Kabupaten Bekasi naik ke PPKM Level 3, serta dapat membuat Kabupaten Bekasi kembali ke PPKM Level 1. 

"Kita harus bisa turun ke Level 1 lagi. Oleh sebab itu, saya menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 5M," jelasnya. 

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menyampaikan bahwa imbauan ini diberikan karena jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi telah meningkat dalam jangka waktu tertentu, sehingga dirasa sangat penting untuk dapat menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan adanya gelombang lonjakan kasus Covid-19. 

Baca juga: Yayasan Az-Zikra Tolak Reuni 212, Bupati Ade Akui Terima Surat Penolakan

"Ini trennya meningkat dalam jangka waktu tertentu. Mulai dari yang dirawat, isolasi mandiri, sampai yang dilakukan tracing kasus baru ini ada peningkatan, sehingga ada himbauan untuk melaksanakan reuninya di rumah secara virtual," tuturnya. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved