Sabtu, 18 April 2026

Besok Reuni 212, Anies-Ariza Belum Terima Undangan

Ariza ini mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan bahwa telah ada rapat antara panitia, Pemprov DKI dan Polda Metro

Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
akil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria usai menghadiri acara donor darah dalam rangka hari pahlawan yang diadakan Bang Japar Jakarta Timur bekerjasama dengan BPPKB, di Pendopo Aksi DPD BPPKB Banten, Jakarta Timur, Minggu (21/11/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza mengungkapkan bahwa dirinya belum tahu apakah akan hadir atau tidak dalam perhelatan Reuni 212, Rabu (2/12/2021) esok hari.

Menurutnya, hal tersebut juga sama pada Gubernur Anies Baswedan. Bahkan, Ariza justru menuturkan dirinya punya tugas lain yang harus dia laksanakan dan tunaikan.

"Sampai hari ini kita enggak ada (undangan), belum terima undangan sampai hari ini, dan kita semua punya tugas masing-masing, sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Mari kita laksanakan sesuai tugas masing-masing," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (30/11/21) malam.

Pria yang akrab disapa Ariza ini mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan bahwa telah ada rapat antara panitia, Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya serta instansi lain. 

Menurutnya, pada rapat itu, panitia acara Reuni 212 telah menyampaikan internal panitia telah memutuskan untuk menggeser lokasi acara dari kawasan Patung Kuda, Monas ke komplek Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor.

Baca juga: Reuni 212 Ngotot Digelar di Jakarta, Polda Metro Tegaskan Tak Beri Izin dan Siap Halau

Baca juga: 300 Personel Gabungan Amankan Sidang Terorisme Munarman di PN Jaktim

Baca juga: Hornets Tak Takut Menghadapi Chelsea, Ranieri Optimistis Setelah Suntikkan Rasa Percaya Diri

"Terakhir laporan yang kami terima sudah ada rapat para panitia dan kami Pemprov kemudian dengan Polda Metro dan instansi terkait. Sebetulnya di situ (rapat) pantia sendiri sudah menyepakati dan sejauh yang kami tahu akan dilakukan di Sentul," tambahnya.

Orang nomor dua di Ibu Kota ini menjelaskan, Pemprov DKI menghormati, senang dan bersyukur dengan keputusan panitia Reuni 212 itu. 

Sebab, Monas memang belum dibuka untuk kegiatan keramaian. Begitu juga soal ketiadaan kegiatan yang melibatkan massa banyak di kawasan Patung Kuda.

"Khawatir nanti mengganggu ketertiban umum, terjadi kerumuman yang tidak bisa dikontrol karena tempatnya terbuka, bukan di masjid, bukan di Masjid Istiqlal umpamanya, bukan di Stadion Senayan. itu kan tempat lebih terbuka yang (kawasan) Patung Kuda," tutupnya.(m27)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved