Breaking News:

Masa Jabatan Anies

Anies Baswedan Setahun Lagi Menjabat, PSI Ajukan Empat Hal Penting yang Harus Segera Dieksekusi

Tak terasa, Gubernur DKI Anies Baswedan tinggal setahun lagi menjabat, namun ada beberapa hal yang belum tuntas.

Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tinggal setahun lagi menjabat, namun masih ada janji kampanye yang belum terwujud. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengajukan empat hal kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di sisa masa jabatannya tinggal setahun lagi.

Partai yang baru pertama kali duduk di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu mengingatkan Anies agar memaksimalkan pemenuhan target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan janji-janji kampanyenya.

Baca juga: Usai Jadi Tersangka, Pengemudi Mercy yang Demensia Tidak Ditahan tetapi Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Hal itu diutarakan anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana saat mengajukan interupsi dalam rapat paripuna pengesahan APBD 2022, Senin (29/11/2021) lalu. Pada poin pertama, PSI memberikan catatan yang diharapkan menjadi perhatian Anies, yaitu persiapan masa transisi pengelolaan air bersih di Jakarta oleh PAM Jaya pasca berakhirnya kontrak dengan Aetra dan Palyja.

“Pengelolaan aset dan manajerial penyediaan air bersih harus dibenahi mengingat target RPJMD dari cakupan air bersih adalah 73 persen dan saat ini kita masih di angka 64 pesen,” ujar William berdasarkan keterangannya pada Selasa (30/11/2021).

Poin kedua, William kembali menagih revisi studi kelayakan penyelenggaraan Formula E yang sudah diamanatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi DKI Jakarta.

BPK menyarankan, agar perseroan daerah PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara acara untuk memperbarui studi kelayakan dengan memasukkan upaya mitigasi Covid-19.

Baca juga: Tenang, Smart, dan Ngeyel Jadi Jargon Baru Bagi Singo Edan untuk Memeroleh Kemenangan di Liga 1 2021

PSI juga meminta kejelasan penggunaan commitment fee (biaya komitment) Formula E senilai total Rp 560 miliar. Dalam berbagai kesempatan, Pemerintah DKI mengungkapkan ajang balap akan digelar dengan menggandeng sponsor dari beberapa badan usaha.

Ketiga, Fraksi PSI juga memberikan catatan terhadap pengelolaan aset daerah, terutama aset tanah yang selama ini belum memiliki pencatatan yang transparan.

Terakhir William menyampaikan, Fraksi PSI menyayangkan pembangunan yang selama ini belum berpihak pada masyarakat Kepulauan Seribu yang kesejahteraannya masih tertinggal jauh dari wilayah DKI Jakarta lainnya.

“Kami berharap di tahun terakhir masa jabatan ini ada upaya untuk mengakselerasi pembangunan di Kepulauan Seribu, khususnya terkait lapangan pekerjaan, transportasi laut antar pulau, ketersediaan rumah susun dan lahan makam,” jelas William.

Baca juga: Abun Sungkar Begitu Bahagia Jadi Kekasih Natasha Wilona, Benarkah Mereka Kini Menjalin Kisah Cinta?

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBDD tahun 2022 senilai Rp 82,47 triliun.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak legislatif untuk bersinergi dalam membangkitkan perekonomian dan Jakarta Pasca Pandemi Covid-19 dengan cara melanjutkan program-program strategis yang selama ini sempat tertunda, sehingga dunia usaha bisa optimal kembali.

“Sebab kita sama-sama sadari bahwa dampak pandemi Covid masih memberikan tekanan pada ekonomi Jakarta. Mudah-mudahan tahun 2022 perekonomian bisa bangkit dan pulih kembali,” ujarnya di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (29/11/2021).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved