Berita Video
VIDEO : Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Menjadi Anggota Banser
Erick menjadi anggota Banser setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada jajaran direksi Pertamina agar seluruh toilet di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bersifat gratis karena merupakan fasilitas umum.
Perintah ini berlaku untuk SPBU yang dikelola langsung Pertamina, maupun SPBU mitra Pertamina atau yang bekerja sama dengan swasta.
Hal itu setelah Erick Thohir mendapati biaya Rp 2.000 sampai dengan Rp 4.000 bagi masyarakat umum yang menggunakan toilet umum di SPBU Pertamina di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur.
Peristiwa Erick Thohir yang terheran karena penggunaan toilet SPBU harus bayar ini, diunggahnya di akun Instagram resminya @erickthohir, Senin (22/11/2021).
"Kepada direksi Pertamina, saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini harusnya gratis, karena kan sudah dapat dari penjualan bensin, selain itu ada juga toko kelontongnya. Jadi masyarakat mestinya mendapatkan fasilitas tambahan," ujar Erick Thohir seperti dikutip dari akun Instagram resminya @erickthohir di Jakarta, Selasa (23/12/2021).
Baca juga: Sempat Tertinggal Poin, Adnan/Mychelle Tumbangkan Ganda Campuran Unggulan asal Prancis
Baca juga: Farid Ahmad Okbah Pernah Bertemu Jokowi di Istana, BIN: Sebelum Ditangkap Masih Jadi Orang Bebas
Baca juga: Kronologi Hilangnya Ponsel Rizky Billar, Duduk Berdekatan dengan Crazy Rich Medan
Erick mengaku heran ketika mendapati adanya biaya Rp 2.000 sampai dengan Rp 4.000 bagi masyarakat umum yang menggunakan toilet umum SPBU Pertamina yang berlokasi di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur.
"Kenapa gak gratis, Ini kan fasilitas umum?," tanya Erick ke penjaga toilet di SPBU Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur.
"Saya kurang tahu, soalnya saya cuma kerja Pak," jawab penjaga toilet SPBU.
Erick tampak memahami jawaban penjaga toilet dan menepuk pundaknya.
Ia lalu menanyak pemilik SPBU, yang diketahui adalah pengusaha swasta.
Erick pun akan menindaklanjuti pungutan biaya di toilet umum SPBU tersebut dengan menghubungi pemilik SPBU tersebut bernama bapak Agus, setelah Menteri BUMN itu menggunakan toilet berbayar di SPBU Pertamina itu.
"Ya sudah nanti ditelepon, kenapa toilet saja mesti bayar, padahal sudah bisnis bensin," katanya.
Baca juga: 3 Pencuri Besi Proyek Rel Kereta Api Cepat Disergap Saat Beraksi Lakukan Pengelasan
Baca juga: Kadisdik DKI Nahdiana Sebut Seluruh Sekolah di Jakarta Telah Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Baca juga: UMP 2022 Hanya Naik Rp 37.749, Disnakertrans DKI Perluas Kriteria Penerima Kartu Prakerja Jakarta
Menteri BUMN juga segera menginstruksikan kepada direksi Pertamina untuk memperbaiki persoalan toilet berbayar tersebut, mengingat seharusnya toilet SPBU yang berada di bawah Pertamina harusnya gratis.
"Saya minta direksi Pertamina harus perbaiki. Dan saya minta nanti seluruh kerja sama dengan pom bensin (SPBU) swasta yang di bawah Pertamina toiletnya tidak boleh bayar, harus gratis," ujar Erick Thohir.
"Ini pesan saya untuk rekan-rekan di Pertamina, dari toilet umum SPBU Pertamina, Kecamatan Malasan, Probolinggo. Sudah kewajiban BUMN memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," katanya.(bum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/erick-thohir-banser.jpg)