Pendidikan
Selama Pandemi, Berbagai Lembaga Paud Hadapi Banyak Tantangan untuk Bertahan
Anak usia dini membutuhkan lingkungan sosial untuk membentuk karakter dan tumbuh kembangnya optimal
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anak usia dini membutuhkan lingkungan sosial untuk membentuk karakter dan tumbuh kembang optimal
Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) mengambil peranan penting dalam mencapai kebutuhan tersebut.
Sayangnya selama pandemi, berbagai lembaga Paud menghadapi banyak tantangan untuk bertahan.
Menurut Dirjen Paud Dikdasmen Kemdikbud, jumlah peserta PAUD pada tahun ajaran 2020/2021 turun sekitar 600 ribu anak.
Baca juga: Belanja sekaligus Belajar Membatik, di Rumah Batik Gobang Betawi, Kembangan Jakarta Barat
Baca juga: Jangan Terlambat, Tanda Gangguan Bicara dan Bahasa Sudah Bisa Dikenali Sejak Bayi Usia 6 Bulan
Padahal sebelum pandemi pun angka partisipasi kasar (APK) Paud Nasional hanya mencapai 41,18.
Dari 19.118.894 anak usia 3-6 tahun yang masuk sekolah PAUD cuma 7.873.572 anak (data BPS tahun 2020).
Artinya belum sampai 50 persen anak usia dini yang berkesempatan sekolah di TK/SPS/RA/KB.
Guru merupakan dasar yang menentukan kualitas pendidikan.
Baca juga: Waspadai jika Bayi Usia 0-6 Bulan Tidak Menoleh jika dipanggil Namanya dari Belakang
Guru yang hebat akan memberi dampak besar dalam kehidupan siswanya.
Tidak hanya dalam prestasi akademik, namun juga dalam hal sosial yakni pengembangan potensi dan karakter hingga ketenagakerjaan yang akan berlangsung dalam jangka panjang.
Saat ini, berbagai keterbatasan dialami oleh seluruh lapisan masyarakat di tengah pandemi, salah satunya adalah aktivitas belajar dan mengajar di sekolah.
Sales Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Widianto Juwono mengatakan, setiap anak Indonesia bisa menjadi generasi penerus untuk kemajuan bangsa.
Baca juga: Universitas Prasetiya Mulya dianggap Mampu Ciptakan Ekosistem yang Menumbuhkan Jiwa Wirausaha
Sehingga seharusnya tidak ada anak Indonesia yang tertinggal akan akses nutrisi dan pendidikan sebagai fondasi mereka untuk mencapai kemajuan.
“Hal ini tentunya bisa diwujudkan jika anak mendapatkan pembelajaran dan stimulasi yang baik untuk meningkatkan tumbuh kembang sesuai usianya," kata Juwono, Minggu (28/11/2021).
"Upaya tersebut bukan hanya ada di tangan para orangtua, namun juga merupakan hasil perjuangan para guru dalam mendidik anak-anak di sekolah,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bantuan-kepada-guru-paud.jpg)