Berita kabupaten Bogor

APBD 2022 Masih Defisit Rp 594 Miliar Sepekan Jelang Pengesahan, Pemkab Bogor Sisir Seluruh Anggaran

APBD 2022 Masih Defisit Rp 594 Miliar Sepekan Jelang Pengesahan, Pemkab Bogor Sisir Seluruh Anggaran. Berikut Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat meninjau sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Bogor pada Kamis (25/11/2021). Proyek yang ditinjau antara lain RSUD Cibinong  dan alun-alun Cirimekar di Kecamatan Cibinong. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Sepekan jelang pengesahan yang dijadwalkan pada akhir November 2021, Rancangan APBD Kabupaten Bogor Tahun 2022 masih defisit Rp 594 miliar.

Guna menekan defisit anggaran tersebut, Pemkab Bogor diungkapkan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan terus melakukan penyisiran anggaran yang tidak darurat.

"Kami telah melakukan pembahasan selama dua hari terkait anggaran ini. Sebelum penyelarasan, posisi defisitnya Rp 594 miliar," kata Iwan Setiawan pada Jumat (26/11/2021).

Selama dua hari ini, lanjutnya, pihaknya telah membedah kembali anggaran yang telah disusun untuk memangkas item-item belanja yang kurang mendesak.

“Kami sudah melakukan refocusing anggaran di beberapa dinas, seperti Dinas Pendidikan sudah kami pangkas Rp 30 miliar, lalu Dinas PUPR kita pangkas Rp 200 miliar sesuai arahan dewan,” tutur politisi Gerindra ini.

Baca juga: Gelar Sidak, Iwan Setiawan Yakin Proyek Pembangunan di Kabupaten Bogor Selesai Akhir Tahun Mendatang

Baca juga: Wabup Iwan Setiawan Minta Semua Proyek Pembangunan di Bogor Bisa Diselesaikan Akhir Desember 2021

Pemkab Bogor tidak berencana mengajukan pinjaman untuk mengatasi defisit RAPBD ini.

"Kita tidak niat untuk pinjam ya. Kita kurangi belanja dan menaikkan pendapatan," tuturnya.

Kegiatan belanja yang akan dikurangi di antaranya belanja alat tulis kantor (ATK), dan hibah untuk guru honorer.

Sementara untuk meningkatkan pendapatan, Pemkab Bogor baru saja mengajukan 2 rancangan peraturan daerah (Raperda) pada Rapat Paripurna di DPRD Kqbupaten Bogor, Kamis (25/11/2021).

Dua raperda tersebut adalah Raperda tentang Retribusi Perijinan Tertentu dan Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten.

Baca juga: Tinjau Lokasi Longsor di Sukamakmur, Iwan Setiawan Perintahkan Jajarannya Prioritaskan Pengungsi

Baca juga: Progres RSUD Bogor Utara Baru 30%, Wabup Iwan Setiawan Tegaskan Seharusnya Proyek Bisa Tepat Waktu

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved