Berita Kabupaten Bogor

Gelar Sidak, Iwan Setiawan Yakin Proyek Pembangunan di Kabupaten Bogor Selesai Akhir Tahun Mendatang

Gelar Sidak, Iwan Setiawan Optimis Sejumlah Proyek Pembangunan di Kabupaten Bogor Rampung Akhir Tahun Mendatang. Berikut Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat meninjau sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Bogor pada Kamis (25/11/2021). Proyek yang ditinjau antara lain RSUD Cibinong  dan alun-alun Cirimekar di Kecamatan Cibinong. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan optimis proyek-proyek pembangunan di Kabupagen Bogor bisa rampung pada akhir Desember 2021.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Bogor pada Kamis (25/11/2021).

Proyek yang ditinjau antara lain RSUD Cibinong  dan alun-alun Cirimekar di Kecamatan Cibinong.

"Saya optimis selesai bulan Desember, asal niatnya sama. Jangan saya niatnya sama, Pak direktur sama, pemborongnya tidak, ya tidak bakalan bisa, ini harus komitmen bersama," kata Iwan pada Jumat (26/11/2021).

Di RSUD Cibinong, Wabup Iwan meninjau beberapa pembangunan seperti pembangunan IPAL, pembangunan gedung IGD Ponek tahap dua, pembangunan gedung hemodialisa dan rehab medik, dan revitalisasi gedung rawat inap Wijaya Kusuma.

Sementara alun-alun Cirimekar Kecamatan Cibinong dibangun di lokasi bekas gedung UPT Dishub dan UPT PUPR.

Iwan meminta kepada pihak terkait agar proyek pembangunan selesai pada akhir tahun 2021. 

Baca juga: Tinjau Lokasi Longsor di Sukamakmur, Iwan Setiawan Perintahkan Jajarannya Prioritaskan Pengungsi

Baca juga: Progres RSUD Bogor Utara Baru 30%, Wabup Iwan Setiawan Tegaskan Seharusnya Proyek Bisa Tepat Waktu

"Saya ingin pembangunannya selesai di akhir tahun," papar politisi Gerindra ini.

Untuk mendorong percepatan pembangunan, Iwan meminta menambah tenaga kerja agar sesuai target.

Selain itu, waktu kerja juga bisa ditambah menjadi dua shift per hari, dari yang biasanya 12 jam jadi 24 jam.

Ia juga mengingatkan keselamatan kerja atau K3 harus diperhatikan, kualitas dan fungsi harus sesuai, dan ada manajemen koordinasi antara tim serta tahapan pekerjaan sesuai SOP (Standar Operasi Prosedur).
  
“Kontraktor dan pengawas harus sama-sama profesional, jangan terlalu dekat dan akrab dalam pekerjaan. Ibarat pemerintah dengan dewan, kalau terlalu akur, curiga dimana tim pengawasannya, jadi harus saling menjaga profesionalitas kerjanya,” jelasnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved