Penutupan Jalan di Lokasi Demo Buruh dan Ormas, Diterapkan Situasional
Hal ini karena adanya aksi unjuk rasa dari sejumlah serikat buruh dengan total massa sekira 6.000 orang.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menutup jalan menuju Istana Negara dan Mahkamah Agung secara situasional pada Kamis (25/11/2021) siang.
Hal ini karena adanya aksi unjuk rasa dari sejumlah serikat buruh dengan total massa sekira 6.000 orang.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo mengatakan, penutupan itu akan dilakukan dari arah Harmoni, Gambir, dan Istana Negara.
Kemudian juga kawasan menuju gedung DPR RI juga bakal dilakukan rekaya lalu lintas secara situasional.
"Kalau untuk didepan DPR MPR, ini juga sifatnya situasional sedapat mungkin kita akan buka jalur di Depan DPR MPR," ujar Sambodo.
Namun, jika massanya terlalu banyak di dua lokasi unjuk rasa dan akhirnya menutup jalan, maka akan dialihkan ke jalan lain.
Misalnyakata dia dari arah Semanggi menuju Slipi, Jakarta Barat, akan dibelokkan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno atau di bawah Jembatan layang Landogi ke arah lapangan tembak.
Baca juga: 714 Penjaga Sekolah dan Keluarga 123 Guru Meninggal Akibat Covid-19 Terima Bantuan
Baca juga: Ribuan Petugas Gabungan Halau Massa Buruh Agar Tak Mendekat ke Istana dan MA
"Dari sana mereka bisa melanjutkan perjalanan lewat lapangan tembak ke arah Slipi lewat Palmerah atau nanti mencari jalan alternatif lain," jelas dia.
Sampai saat ini, kata Sambodo pihaknya masih memantau pergerakan massa di sejumlah ruas jalan.
Sebab, tidak menutup kemungkinan bakal ada massa tambahan yang bergerak ke Patung Kuda ataupun DPR/MPR.
Sebab massa ada yang datang berasal dari Tangerang Kota, Tangerang Kabupaten, Bekasi dan juga dari Jakarta.
"Semua massa akan kami kawal dan kami atur supaya mereka juga bisa menyampaikan hak konstitusional, hak untuk melaksanakan unjuk rasa menyampaikan aspirasinya," ucapnya.
Sebelumnya, Aparat Kepolisian sudah menyiapkan sekira 2.645 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa buruh di Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat pada Kamis (25/11/2021).
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sam Suharto mengatakan, pihaknya bakal fokus melakukan pengamanan.
Baca juga: Metode Sunat Semakin Berkembang, Teknik bius tidak Gunakan Jarum Suntik
Baca juga: Teh Celli Nyerah, Setujui Kenaikan UMK Karawang 5,27 Persen setelah Ditekan Buruh Berhari-hari
"Ada 2.645 personil TNI, Polri dan Pemda," ujar dia.
Sam mengaku, pihaknya bakal memberikan pengamanan secara Humanis dan mengimbau tetap patuhi protokol kesehatan.
Sebab, saat ini Jakarta masih dihantui dengan pandemi Covid-19 dan ancaman gelombang ketiga virus mematikan tersebut.
"Kami juga bakal imbau buruh menggunakan masker, tetap jaga jarak dan menjaga kebersihan selama jalannya aksi," jelas dia.(m26)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sambodo-25.jpg)