Breaking News:

Demo Buruh

Dirlantas Polda Metro Jaya Pertimbangkan Rekayasa Lalin Terkait Demo Buruh di Patung Kuda

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mempertimbangkan untuk merekayasa lalu lintas karena demo buruh di Patung Kuda yang bikin macet

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/miftahulmunir
Buruh sedang demo di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021). Mereka menuntut kenaikan upah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo meninjau Patung Kuda, Monas Gambir, Jakarta Pusat saat unjuk rasa buruh, Kamis (25/11/2021).

Sambodo menjelaskan, massa buruh akan menyampaikan aspirasinya terkait upah tahun 2022 dan penolakan UU Omnibuslaw.

"Kemudian diperkirakan jumlannya cukup banyak di Patung Kuda ini," ujarnya.

Baca juga: Polres Metro Bekasi Kota Catat 850 Pelanggar Operasi Zebra Jaya dalam 10 Hari

Selain di Patung Kuda, penyampaian pendapat atau demo juga ada di depan Gedung DPR RI.

Namun demo di DPR/MPR untuk menuntut sikap dari salah satu tokoh polisi terkait Ormas.

"Untuk kedua titik tersebut sudah kita siapkan situasai maupun rekayasa lalu lintas, namun tetap sifatnya situasional," kata Sambodo.

Sambodo melanjutkan, di patung kuda, massa buruh akan dihalau oleh barikade kepolisian yang disiagakan.

Sebab, pihaknya menghalau agar massa aksi tidak mendekat ke Istana Negara ataupun Mahkamah Agung.

Baca juga: Bukan karena Faktor Ideologis, Persoalan Teknis Jadi Sebab Warga Kota Besar Enggan Divaksin Covid-19

"Kalau jumlahnya cukup banyak dan menutup area di Bundaran Patung Kuda ini, maka kedepannya nanti akan kita laksanakan rekayasa lalintas sejak dari Kebon Sirih," jelas dia.

Sebelumnya, Aparat Kepolisian sudah menyiapkan sekira 2.645 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa buruh di Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat pada Kamis (25/11/2021).

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sam Suharto mengatakan, pihaknya bakal fokus melakukan pengamanan.

"Ada 2.645 personil TNI, Polri dan Pemda," ujar dia.

Sam mengaku, pihaknya bakal memberikan pengamanan secara Humanis dan mengimbau tetap patuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Chicco Jerikho Sering Ditolak Saat Casting Film Sebelum Kerap Mondar-mandir di Layar Lebar, Kecewa?

Sebab, saat ini Jakarta masih dihantui dengan pandemi Covid-19 dan ancaman gelombang ketiga virus mematikan tersebut.

"Kami juga bakal imbau buruh menggunakan masker, tetap jaga jarak dan menjaga kebersihan selama jalannya aksi," jelas dia.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved