Waspadalah, Belajar dari Kasus Nirina Zubir, Penggelapan Sertifikat Tanah Libatkan Orang Terdekat

Belajardari kasus Nirina Zubir, penggelapan sertifikat tanah banyak melibatkan orang terdekat.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Talkshow mengenai mafia tanah menghadirkan nara sumber artis Nirina Zubir dan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surya Tjandra. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengungkapkan bahwa praktek penggelapan sertifikat tanah kebanyakan dilakukan oleh orang terdekat. 

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surya Tjandra mengatakan ada banyak modus yang dilakukan terkait penggelapan sertifikat tanah

“Yang banyak (lakukan) pemalsuan dokumen dan penggelapan biasanya orang terdekat, saudara, asisten,” ucap dalam live talkshow Mengungkap Kiprah Mafia Tanah yang digelar Tribun Network, Rabu (24/11/2021). 

Baca juga: Setelah Serahkan Diri, Notaris yang Terlibat Mafia Tanah Nirina Zubir Ditahan Selama 40 Hari Kedepan

Mereka beraksi dengan memanfaatkan suara kuasa yang didapat dari sang pemilik sebenarnya untuk memuluskan niat jahat menguasai aset tanah tersebut. 

Menyikapi hal tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi untuk meminimalisir peristiwa serupa terjadi kembali seperti yang dialami Nirina Zubir belum lama ini. 

“Ini yang kedepan perlu kami evaluasi, perlu bikin seminar pendaftaran tanah, pemeliharaan tanah,” ungkapnya. 

Baca juga: Notaris yang Terlibat Mafia Tanah Nirina Zubir dan Serahkan Diri ke Polisi, Akhirnya Ditahan

Surya pun menjadikan kasus yang dialami Nirina sebagai bahan perbaikan dan evaluasi supaya kejadian serupa menghadapi praktek kejahatan terkait tanah tidak terulang kembali. 

“Mudah-mudahan kedepan masyarakat bisa lebih waspada karena tanah itu komoditas penting dan krusial. Ke depan juga harus ada sensus tanah di negara ini,” katanya. 

Sebelumnya Polda Metro Jaya menetapkan lima orang tersangka kasus mafia tanah Nirina Zubir dimana dua di antaranya mantan asisten ibu Nirina Zubir, Riri Khasmita dan suaminya, Endrianto. 

Sementara tiga tersangka lainnya yakni notaris masing-masing bernama Faridah, Ina Rosiana, dan Edwin Ridwan.

Untuk dua nama terakhir belum lama ini diamankan aparat kepolisian. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved