Berita Jakarta
Jelang PPKM Level 3 di Momentum Libur Nataru, Dishub DKI Belum Tambah Ruas Ganjil Genap
Dishub DKI akan terus melakukan evaluasi penerapan ganjil genap di tengah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM GAMBIR -- Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyatakan belum menambah titik ganjil-genap (Gage) di Ibu Kota.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa pihaknya memastikan belum akan memberlakukan sistem lalu lintas ganjil genap di 25 ruas jalan.
Lanjutnya, kata dia, pihaknya dan Polda Metro Jaya akan terus melakukan evaluasi penerapan ganjil genap di tengah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1 di Jakarta.
Baca juga: Cekcok Arteria Dahlan dengan Wanita Mengaku Anak Jenderal, Panglima TNI Tunggu Pemeriksaan Polisi
"Belum (akan berlakukan). Kami bersama Polda Metro dan Kodam Jaya terus melakukan evaluasi terhadap penerapan ganjil genap di tengah-tengah pelaksanaan PPKM level 1," ucap Syafrin kepada wartawan, Selasa (23/11/21).
Menurutnya, ketika dievaluasi sudah dilakukan dan hasilnya menunjukkan diperlukannya penambahan ruas jalan maka pihaknya bersama dengan kepolisian dan TNI akan menyepakati penambahan ruas jalan ganjil genap.
Baca juga: Presiden Joko Widodo Sebut Tanam Jagung di Lahan yang Luas Bisa Lebih Cepat Selesai Pakai Traktor
"Jadi itu terus dilakukan dan begitu memang situasi dan kondisi ternyata menunjukkan perlu dilakukan peningkatan jumlah ruas tentu kami akan sepakati bersama tiga pilar, Pemprov DKI, kepolisian dan TNI," tutupnya.
Arahan Jokowi untuk Menkes
Di sisi lain, Presiden Joko Widodo meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar segera mengambil tindakan antisipasi apabila lonjakan kasus Covid-19 saat akhir tahun.
Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas mengenai evaluasi PPKM yang ditayangkan secara virtual, Senin (22/11/2021).
Simak Video Berikut :
"Saya minta Menteri Kesehatan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan kesiapan rumah sakit apabila terjadi lonjakan pasien selama akhir Desember.
Terutama di daerah yang berpotensi kasusnya meningkat," kata dia.
Pemerintah bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta kepada seluruh jajaran kabinet menterinya untuk mengumumkan penerapan pembatasan mobilitas masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru ke level 3.
Baca juga: Pemerintah Resmi Perpanjang Masa PPKM untuk Luar Jawa-Bali Mulai 23 November Hingga 6 Desember 2021
Baca juga: PPKM Turun ke Level 1, Jumlah Penumpang di Terminal Pulogebang Masih Sepi
Keputusan tersebut mengacu terhadap kondisi kasus lonjakan wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di Negara Eropa baru-baru ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kepala-dinas-perhubungan-dki-jakarta-syafrin-liputo-psbb-jakarta.jpg)