Kamis, 23 April 2026

PPKM Turun ke Level 1, Jumlah Penumpang di Terminal Pulogebang Masih Sepi

Rata-rata jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Pulogebang katanya 50 orang per hari.

Warta Kota/ Muhamad Fajar Riyandanu
Suasana di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (22/11/2021), masih relatif sepi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sejak diturunkannya level PPKM di wilayah DKI Jakarta pada 2 November lalu menjjadi Level 1, rata-rata jumlah penumpang di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur  masih sepi meski mulai mengalami peningkatan.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Terminal Pulogebang, Bernad Pasaribu. Ia menyebutkan walau terjadi peningkatan jumlah penumpang, jumlahnya masih belum menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Rata-rata jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Pulogebang katanya 50 orang per hari.

Sedangkan rata-rata jumlah penumpang yang datang yakni antara 200 sampai 300 orang per harinya.

"Sebelum PPKM Level 1 lebih parah. Penumpang yang diberangkatkan gak sampai 20 orang. Kalau sebelun pandemi, kamu melayani di atas 1.000 penumpang keberangkatan per hari," kata Bernad saat ditemui di Terminal Pulo Gebang pada Senin (22/11/2021) siang.

Lebih lanjut, kata Bernard, walau PPKM sudah turun ke level 1, pihaknya tetap menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Diantaranya, penumpang wajib membawa hasil tes negatif antigen.

Baca juga: Akibat Pagebluk Covid-19 Kadin DKI Minta Buruh Pahami Kenaikan UMP 2022 Tidak Maksimal

Baca juga: Kemenkes: Vaksinasi Tinggi Tidak Jaminan, Mesti Didukung Perubahan Perilaku Terhadap Prokes

Baca juga: PPKM Level 1, Jumlah Penumpang di Terminal Pulo Gebang Belum Mengalami Kenaikan Signifikan

"Sekarang (jumlah penumpang) ada peningkatan karena sebagian masyarakat sudah vaksin. Tetapi apabila biaya keberangkatannya lebih murah dari tes antigen, kadang calon penumpang itu berfikir dua kali sebelum berangkat," sambung Bernad.

Menurut Bernard, jumlah penumpang yang datang dari berbagai wilayah ke Terminal Pulogebang mayoritas berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Mayoritas penumpang yang datang ke sini (Terminal Pulo Gadung) lebih banyak pas hari Senin. Kadang kan para penumpang itu berangkat akhir pekan dan perjalanan bisa 12 jam. Sampai di sini paling lambat senin sore ya," ujarnya.

Sebagai informasi, di Terminal Pulogebang ada 92 Perusahaan Otobus (PO) yang tercatat.

Kepala Terminal Pulogebang, Bernad Pasaribu
Kepala Terminal Pulogebang, Bernad Pasaribu (Warta Kota/ Muhamad Fajar Riyandanu)

Baca juga: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19, Sops Polri Sedang Merancang Konsep PPKM Level 3 Selama Libur Nataru

Baca juga: UMP Jawa Barat 2022 Naik 1,72 Persen, Kabupaten Bogor Belum Tetapkan UMK

Baca juga: Posisi Komandan Korps Marinir TNI AL Akan Dijabat Perwira Tinggi dengan Pangkat Letnan Jenderal

Masing-masing PO hanya diperbolehkan untuk mengangkut penumpang maksimal 70 persen dari total kapasitas.

"Memang ada beberapa yang tidak kurang laku dan tidak favorit. Kadang buka, besoknya tutup. Perihal itu, kita belum ada catatannya," jelas Bernad.

Rencananya, Pemerintah Pusat akan menerapkan PPKM level 3 dis eluruh wilayah Indonesia sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Hal ini dimaksudkan untuk menekan pergerakan masyarakat saat libur natal dan tahun baru.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved