2030 Ditargetkan Tangerang Bebas TBC, Ini Upaya Yang Dilakukan

Taty menjelaskan, misi jangka panjang program tersebut yaitu, pada saat 2030 nanti, Kota Tangerang bebas kasus TBC.

Warta Kota/ Gilbert Sem Sandro
Proses layanan rontgen thorax untuk menskrining dini pengidap penyakit TBC di RSUD Kota Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Dinas Kesehatan Kota Tangerang melalui RSUD Kota Tangerang, menghadirkan layanan rontgen thorax untuk menskrining dini pengidap penyakit TBC. 

Direktur Utama RSUD Kota Tangerang dr Taty Damayanty mengatakan, kolaborasi itu berlangsung hingga 27 Desember mendatang, dengan diikuti oleh para pasien diabetes di 38 Puskesmas yang tersebar di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang.

"Kolaborasi ini kita lakukan, karena Pemkot Tangerang ingin menanggulangi sedini mungkin masyarakat yang memiliki gejala penyakit TBC itu," ujar dr Taty Damayanty dalam keterangan resminya, Kamis (18/11/2021).

"Karena kita ketahui, saat ini para penderita diabetes juga sangat berpotensi tinggi untuk mengidap penyakit TBC," sambungnya.

Taty menjelaskan, misi jangka panjang program tersebut yaitu, pada saat 2030 nanti, Kota Tangerang bebas kasus TBC.

Oleh karenanya Pemkot Tangerang telah mempersipakan sederet program, terobosan dan kolaborasi yang siap diterapkakan.

Baca juga: Sederet Selebritis Ternama Meriahkan Ajang Indonesian Esports Awards GTV

Baca juga: Ada Mal Baru di Jagakarsa, Wali Kota Minta UMKM dan Pekerja Lokal Diutamakan

Baca juga: Detik-detik Moeldoko Diusir Peserta Aksi Kamisan di Semarang karena Dianggap Cari Panggung

Tujuannya untuk menanggulangi kasus TBC di Kota Tangerang dengan semaksimal mungkin. 

"Diketahui, Puskesmas tidak memiliki fasilitas rontgen thorax, dengan itu Puskesmas mengumpulkan pasien diabetes dan diantar ke RSUD dengan mobil Jawara secara bersama-sama," kata dia.

"Layanan ini juga sebagai penghibur dan mempermudah para pasien, sebab biasanya, mereka dari puskesmas datang sendiri ke RSUD," imbuhnya.

Ia pun menjelaskan, hingga saat ini sudah enam puskesmas dengan 176 pasien yang melakukan rontgen thorax di RSUD Kota Tangerang, dengan hasil 30 persen diantaranya mengidap TBC.

"Hasil Radiologi sekarang ini, dari keseluruhan ada 30 persen yang mengidap TBC. Maka selanjutnya, Puskesmas bersama para kader TBC yang akan menindaklanjuti terkait penanganan, perawatan hingga fasilitas obat-obatan yang sudah terkoordinir dan tersedia di Puskesmas masing-masing," jelasnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Poris Gaga Lama, drg Apriliana Mardianti mengatakan, saat ini ada 30 pasien diabetes yang dibawa ke RSUD Kota Tangerang.

Baca juga: BPN Meluncurkan Aplikasi Sentuh Tanahku Supaya Tidak Menjadi Korban Mafia Tanah Seperti Nirina Zubir

Baca juga: Paul Munster Pelatih Bhayangkara FC Tak Pusingkan Persaingan di Puncak Klasemen

Baca juga: Persib Bandung Latihan di Lapangan YIS Persiapan Hadapi Persija Jakarta di Laga Perdana Seri Ketiga

Para pasien tersebut umumnya merupakan hasil skrining lapangan dan pasien yang memang sudah terdata diabetes lama oleh Puskesmas. 

"Selanjutnya Puskesmas akan mendampingi pasien dalam proses pemulihan, hingga wilayah Poris Gaga Lama bebas dari kasus TBC," terangnya.

Sementara itu, para pasien mengaku cukup senang dengan program yang dihadirkan Dinkes dan RSUD. Pasalnya, selain kemudahan dan pelayanan yang diberikan, para pasien mengaku bisa mendeteksi kesehatan dirinya dengan gratis. 

"Senang pastinya, karena ke RSUD nya bareng-bareng, naik bus Jawara. Petugasnya ramah-ramah, layanannya cepat," ucapnya.(m28)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved