Banjir
Warga Jabodetabek tak Perlu Takut Menerjang Banjir, Ini Tips dari Montir Kebon Jeruk
Bagi pengendara motor dan mobil harus memahami trik melewati genangan banjir jika tak mau mogok. Montir di kawasan Kebon Jeruk, ternyata punya tips.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jakarta mulai memasuki musim penghujan. Sejumlah jalan pun kerap terendam genangan dan banjir.
Hal itu tentunya membuat was-was pengendara motor. Nekat terjang banjir kerap membuat motor malah mogok di tengah jalan.
Montir Bengkel Cahaya Motor Hendra mengungkapkan tips-tips berkendara saat menghadapi banjir.
Baca juga: Komitmen Evi Rutin Membayar Iuran JKN-KIS Demi Melindungi Diri dan Keluarganya
"Asalkan airnya enggak ketinggian di bawah knalpot itu masih bisa lewat. Terpenting gasnya di fullin jangan berhenti," ujar Hendra ditemui di bengkel yang terletak di Jalan Kebon Jeruk Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (8/11/2021).
Kata Hendra, yang biasanya membuat motor mogok ialah karena air masuk ke dalam knalpot. Jadi, apabila banjir melebihi knalpot lebih baik pengendara tidak nekat.
Selain itu, apabila pengendara mau menambah kekuatan motor juga sangat disarankan. Terutama motor-motor tua yang kekuatannya sudah lemah.
"Ganti roller, handbel, kampas ganda. Fungsi kampas ganda buat tenaga jadi lebih kuat kalau hantem air," tuturnya.
Penggantian alat tersebut itu beragam dari harga Rp200.000 hingga Rp300.000.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menginformasikan bahwa titik banjir dan genangan di Jakarta yang sebelumnya pada pukul 06.00 WIB terdapat 91 titik genangan air, kini sekiranya pukul 09.00 WIB berkurang menjadi 67 titik.
Baca juga: Senin Pagi, Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar hingga 7 Kali Sejauh 2 KM, Status Masih Siaga
Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, Senin (8/11/2021) per pukul 09.00 WIB, sebanyak 67 RT tergenang atau 0,220 % persen dari total RT yang ada di DKI Jakarta.
"Informasi genangan saat ini ada 67 RT atau 0,220 % dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, M Insyaf, dalam keterangannya, Senin (08/11/21).
Berikut sebaran banjir dan genangan per pukul 09.00 WIB :
Jakarta Timur terdapat 52 RT terdiri dari :
- Kel. Balekambang
Ketinggian : 50 cm dengan jumlah 1 RT.
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung dan Curah hujan tinggi.
- Kel. Cililitan
Ketinggian : 70 s.d. 250 cm dengan jumlah 5 RT.
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung.
- Kel. Cawang
Ketinggian : 80 s.d. 180 cm dengan jumlah 7 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung.
Pengungsi : Sudah kembali ke rumah masing - masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jalan-lodan-jakarta-utara-banjir.jpg)