Minggu, 3 Mei 2026

Idap Kanker Prostat, Hari Ini SBY Berangkat ke Amerika untuk Berobat, Bakal Dirawat 1,5 Bulan

SBY, kata Syarief, terbang ke Amerika bersama anak-anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono maupun Edhie Baskoro Yudhoyono.

Tayang:
Tribunnews.com
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus menjalani perawatan di Amerika Serikat, usai divonis mengidap kanker prostat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus menjalani perawatan di Amerika Serikat, usai divonis mengidap kanker prostat.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, SBY akan berada di negeri Paman Sam idalam jangka waktu yang cukup lama.

"Cukup lama sih ya, karena memerlukan check up, kemudian perawatan, check up lagi."

Baca juga: Zona Merah Covid-19 di Indonesia Nihil Tujuh Pekan, Oranye Kosong, Kuning Berkurang Jadi 500

"Kurang lebih 1,5 bulan. Iya kan harus perawatan, harus monitor."

"Dokter yang minta supaya mempersiapkan sedikit waktu," kata Syarief di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (2/11/2021).

SBY, kata Syarief, terbang ke Amerika bersama anak-anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono maupun Edhie Baskoro Yudhoyono.

Baca juga: Dilimpahkan ke JPU, Munarman Segera Disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Sebelum berangkat, SBY sempat melapor ke Presiden Joko Widodo untuk berkoordinasi soal kondisinya.

"Kan beliau (SBY) Presiden ke-6, tentu etikanya dan protapnya bagus kalau beliau lapor, koordinasi, kan bagaimana pun juga Pak Jokowi harus tahu kondisinya," tambahnya.

Tak hanya Presiden Jokowi, seluruh kader Demokrat pun sidah diberikan info soal ini.

Baca juga: Kapolri Rotasi 173 Pati dan Pamen, Kapolda Kalteng Gantikan Argo Yuwono Jadi Kadiv Humas

"Mudah-mudahan Pak SBY bisa segera pulang ke tanah air, sembuh," harapnya.

Syarief mengajak masyarakat untuk mendoakan kesehatan SBY.

"Beliau akan melakukan perawatan kesehatan sekaligus pengecekan kesehatan di Amerika Serikat."

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Hijau Covid-19 di Indonesia: Bertambah Jadi 14, di Papua Makin Meluas

"Rencananya mau berangkat hari ini," ungkap Syarief.

Rumah sakit yang akan menangani SBY soal penyakitnya, kata Syarief, berada di Minneapolis

"Itu (rumah sakit) khusus untuk kanker," terangnya.

Baca juga: DAFTAR Lengkap PPKM Jawa-Bali Hingga 15 November 2021, DKI Jakarta Terus Membaik ke Level 1

Dia mengatakan, SBY terkena kanker prostat tahap awal.

"Beliau sehat sebenarnya. Kemarin saya ketemu, beliau banyak ngomong, relatif kesehatannya seperti biasa aja, hanya sedikit gangguan prostat aja, dan itu masih gejala awal," bebernya.

Wakil Ketua MPR itu menyebut, SBY memang dalam beberapa tahun terakhir indikasi gejala tersebut naik sedikit.

Baca juga: Penumpang Pesawat Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Lengkap Cukup Tes Antigen, yang Belum Wajib PCR

"Beliau memang tidak pernah istirahat dalam bekerja, beliau masih membina kita, membina kader-kader Demokrat."

"Aktivitas beliau cukup padat, sehingga dalam usia seperti ini ini tentunya memang harus diatur, jangan sampai kesehatannya menurun," papar Syarief.

Sebelumnya, Ossy Dermawan, staf pribadi SBY, mengatakan dalam waktu dekat SBY akan melakukan medical check-up di luar negeri.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 2 November 2021: Suntikan Pertama 120.887.847, Dosis Kedua 74.805.667

Berdasarkan laporan dari tim dokter, SBY didiagnosa menderita kanker prostat.

"Adalah benar Bapak SBY dalam waktu dekat akan melakukan medical check-up dan treatment di luar negeri."

"Sesuai dengan diagnosa dari tim dokter, Bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer)," kata Ossy, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Selain Sinovac, Vaksin Covid-19 Sinopharm dan Pfizer Juga Bakal Digunakan untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Berdasarkan hasil pemeriksaan melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan dan pemeriksaan lainnya, menurut dia, kanker prostat yang diderita SBY masih berada dalam tahapan (stadium) awal.

"Sesuai dengan kondisi kesehatan Bapak SBY saat ini, Tim Dokter menyimpulkan semua opsi terbuka untuk melakukan pengobatan dan penyembuhan Bapak SBY."

"Setelah dilakukan konsultasi yang mendalam dengan Tim Dokter Indonesia, termasuk para urolog senior, diputuskan medical treatment dilakukan di sebuah rumah sakit di luar negeri."

Baca juga: IDAI Susun Rekomendasi, Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Bakal Digelar Mulai Tahun Depan

"Yang memiliki pengalaman panjang dan teknologi yang maju untuk menangani kanker prostat," jelasnya.

Ia mengatakan, komunikasi dilakukan antara tim dokter Indonesia dan tim dokter negara sahabat tempat SBY akan menjalani pengobatan, berlangsung dengan baik, dan pihak luar negeri sepakat dan bersedia menangani SBY.

Ketua tim dokter luar negeri berkomunikasi langsung dengan SBY (via telemedicine) dan telah mempelajari semua data kesehatannya.

Baca juga: Jokowi Bakal Isolasi Mandiri di Istana Usai Melawat ke Tiga Negara

Selain itu, menurutnya sesuai etika dan tata krama yang dianut, SBY sudah menelepon Presiden Jokowi untuk melaporkan rencana berobat ke luar negeri tersebut.

Presiden Jokowi memberikan respons baik dan menyampaikan satu hingga dua anggota Tim Dokter Kepresidenan akan mendampingi dalam pengobatan tersebut.

"Perlu kami sampaikan pula bahwa selama ini Bapak SBY tetap menjalankan kegiatan sehari-hari."

Baca juga: INI Level Penilaian Risiko Covid-19 Versi CDC, Indonesia Masuk Tingkat Satu

"Seperti menunggui klub bolavoli Lavani berlatih, melukis, membaca dan menulis, berolahraga serta kegiatan-kegiatan lain."

"Melalui press release ini, Bapak SBY memohon doa dari para sahabat khususnya, dan masyarakat Indonesia umumnya, agar medical treatment yang dilakukan dapat berjalan dengan baik," cetus Ossy. (Reza Deni/Taufik Ismail)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved