Berita Nasional
Akselerasi Digitalisasi UMKM, Rohidin Mersyah Teken Kerja Sama Hadirkan Warkop Digital di 1.341 Desa
Akselerasi Digitalisasi UMKM, Rohidin Mersyah Teken Kerja Sama Hadirkan Warkop Digital di 1.341 Desa. Berikut Selengkapnya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bengkulu meneken kerja sama dengan PT Cybers Bengkulu Indonesia.
Perjanjian yang ditandatangani di Jakarta, 29 Oktober 2021 ini, akan mendorong akselerasi digitalisasi UMKM dan pengembangan Warkop Digital di 1.341 desa.
Penandatanganan kerja sama ini adalah tindak lanjut dari komitmen Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang meminta kabupaten/kota mendukung tiga program utama.
Antara lain, Desa Digital, Desa Wisata dan Warung Kopi Digital (Warkop Digital).
Tujuannya sebagai upaya pengembangan dan pemasaran produk UMKM serta komoditas dan potensi desa.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, kehadiran Warkop Digital di 1.431 desa di Bengkulu akan menjadi pemicu.
Di mana Warkop Digital akan menggerakan ekonomi di tingkat desa yang selaras dengan era digitalisasi sekarang, apalagi di saat pandemi Covid-19.
Hal ini juga selaras dengan pernyataan Rohidin Mersyah saat dilantik di Istana Negara pada 25 Februari 2021 lalu.
Dia menilai, pentingnya mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM yang digabungkan sektor pariwisata.
“Sekarang kita sudah launching satu dua tahun terakhir yang namanya DEDI DEWI, yang sejalan dengan program presiden Desa Digital dan Desa Wisata, di mana kopi hasil kebun rakyat menjadi komoditas utama yang kita sebut dengan Warung Kopi Digital, yang mencoba mensinergikan Desa Digital dengan Desa Wisata,” kata Rohidin.
Baca juga: Gali Potensi Kopi Bengkulu, Rohidin Mersyah Gandeng Warkop Digital dan Bank Indonesia
Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Desa, Warkop Digital Manfaatkan Kredit Usaha Rakyat
Penandatanganan kerja sama antara PT Cybers Bengkulu Indonesia dan Dinas KUKM Bengkulu juga dihadiri oleh inisiator Warkop Digital, Dedi Yudianto.
Warkop Digital menawarkan layanan digital untuk memperoleh pendapatan sekaligus membantu mempromosikan potensi-potensi di desa.
“Jadi Warkop Digital menawarkan dua traffic, dari produk lokal ke online dan produk lokal apa yang bisa dijual ke offline. Itulah kenapa ada digital hub bernama Warkop Digital,” kata inisiator Warkop Digital Dedi Yudianto.
Untuk membantu layanan digital, Warkop Digital bermitra dengan Bank Indonesia dalam penggunaan sistem transaksi digital QRIS.
Adapun QIRS atau Quick Respons Code Indonesian Standar atau standarisasi sistem pembayaran berbasis QR Code, telah diperkenalkan Bank Indonesia pada 1 Januari 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penandatanganan-kerja-sama-antara-pt-cybers-bengkulu-indonesia-dan-dinas-kukm-bengkulu.jpg)