Breaking News:

Berita Nasional

Tingkatkan Ekonomi Desa, Warkop Digital Manfaatkan Kredit Usaha Rakyat

Warkop Digital Manfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Demi Tingkatkan Ekonomi Desa. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat mengunjungi booth Warkop Digital di acara talkshow 'Antara Tren, Produk dan Konsumen’ di Hotel Papandayan Bandung, Jawa Barat pada Jumat (4/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Warung Kopi (Warkop) Digital, besutan Bencoolen Coffe memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) super mikro demi meningkatkan perekonomian desa bersama para alumni prakerja.

Tercatat ada sebanyak 21.000 alumni dari program pelatihan kartu prakerja yang dilakukan Bencoolen Coffe.

Penggagas Warkop Digital, Dedi Yudianto mendukung kebijakan pemerintah dalam penyediaan KUR super mikro karena dapat memulihkan ekonomi skala nasional dengan memberdayakan masyarakat tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia.

Warkop Digital merupakan program pemberdayaan masyarakat desa, melalui kedai kopi sederhana dengan fasilitas layanan digital, pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan dan digitalisasi desa.

Kehadiran Warkop Digital, diharapkan mampu menjawab solusi atas terpuruknya perekonomian masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: VIDEO : PMI DKI Jakarta Gelar Pemeriksaan Golongan Darah di Monas

“Dengan perkembangan teknologi dan upaya membangkitkan UMKM Indonesia untuk naik kelas, melakukan Inovasi dan kreasi, Bencoolen Coffee memiliki program Warkop Digital,” kata Dedi melalui keterangannya, Minggu (13/6/2021).

Menurut Dedi, penawaran KUR super mikro dari pemerintah pusat merupakan sebuah kesempatan emas bagi alumni Kartu Prakerja sebagai modal usaha, demi meningkatkan perekonomian di tingkat desa/kelurahan.

Baca juga: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Dorong Alumni Prakerja Berani Usaha Kopi di Warkop Digital

Seperti diketahui, pemerintah pusat telah mengalokasikan Rp 41,8 triliun untuk KUR super mikro atau pinjaman berplafon Rp 10 juta per unit usaha tanpa jaminan pada tahun 2021.

Pinjaman melalui Bank Negara Indonesia (BNI) itu juga tidak membutuhkan agunan. Bahkan lama usaha tidak dibatasi minimal enam bulan, seperti halnya kredit makro.

“Lama usaha tidak dibatasi minimal enam bulan, tapi hanya disyaratkan bgai yang mengikuti program pelatihan Kartu Prakerja,” jelasnya.

Baca juga: Gerakan Perekonomian Rakyat, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Dukung Warkop Digital Bogor

Dengan adanya kebijakan tersebut, Warkop Digital ingin mendorong berkembangnya desa-desa secara berkelanjutan dari sisi digitalisasi desa.

Kemudian, sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diterapkan untuk 74.000 desa se-Indonesia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menilai, Warkop Digital, cara modern meningkatkan kegiatan ekonomi rakyat sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Dengan adanya kebijakan KUR super mikro untu alumni Kartu Prakerja, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19, karena masyarakat dan pelaku usaha termasuk UMKM juga mempunyai peran yang strategis dalam mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia.

“Pemerintah memandang UMKM digital sebagai kunci pemulihan ekonomi,” kata Airlangga.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved