Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Indonesia Telah Siapkan Roadmap Transisi Pandemi Menuju Endemi Covid19

Pemerintah berupaya menahan laju peningkatan kasus melalui penerapan protokol kesehatan dan penggunaan alat bantu untuk memantau pergerakan masyarakat

Warta Kota
Pemerintah telah menyiapkan roadmap transisi pandemi menuju endemi dengan salah satu syaratnya anggota populasi memiliki kekebalan yang mencapai ambang tertentu (herd immunity threshold). Foto ilustrasi: Taman Margasatwa Ragunan dikunjungi banyak anak-anak saat dibuka kembali Sabtu (23/10/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemerintah telah menyiapkan roadmap transisi pandemi menuju endemi dengan salah satu syaratnya anggota populasi memiliki kekebalan yang mencapai ambang tertentu (herd immunity threshold).

Hal itu diungkapkan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso pada acara Rakornas III Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) Tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual yang dipantau dari Jakarta, Selasa (26/10/2021).

“Kemudian pembukaan mobilitas dan aktivitas masyarakat yang diiringi penerapan protokol kesehatan secara ketat, serta perubahan perilaku dan budaya masyarakat,” ujar Susiwijono.

Susiwijono mengatakan, berkaitan dengan hal di atas, meski mulai terjadi pelonggaran aktivitas masyarakat, pemerintah berupaya untuk menahan laju peningkatan kasus melalui penerapan protokol kesehatan dan penggunaan alat bantu untuk memantau pergerakan masyarakat.

“Kuncinya dua, yaitu penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai tools untuk melakukan monitoring dan pengawasan,” ujarnya.

Susiwijono menyampaikan bahwa keputusan-keputusan yang tepat dan cepat, koordinasi yang kuat, serta sinergi yang baik dari seluruh pihak terbukti mampu menurunkan kasus Covid-19.

Baca juga: Dinkes DKI Jakarta: Kondisi Pandemi Covid-19 di Jakarta Sudah Terkendali, Berharap Jadi Endemi

Baca juga: Jika Pandemi Covid-19 Berubah Jadi Endemi, Ini Skenario Terburuk yang Disiapkan Pemerintah Singapura

Kasus aktif Covid-19 per 25 Oktober 2021 tercatat sebanyak 13.554 kasus atau sebesar 0,3 persen dari total kasus, angka tersebut di bawah rata-rata global yang sebesar 7,4 persen.

Sementara itu, kasus konfirmasi harian tercatat sebanyak 460 kasus dan rata-rata 7 hari (7DMA) sebesar 728 kasus dengan tren yang menurun.

“Hal ini harus tetap dipertahankan dalam rangka mempertahankan pemulihan ekonomi dan mempersiapkan Indonesia untuk melakukan transisi dari pandemi menuju endemi,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dari sisi ekonomi, Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tetap bergulir untuk mendukung pemulihan.

Baca juga: Alih-alih Lenyap dari Muka Bumi, Covid-19 Kemungkinan Bakal Berubah Jadi Endemi

Realisasi PEN 2021 sampai dengan tanggal 22 Oktober telah mencapai Rp433,91 triliun atau 58,3 persen dari pagu Rp744,77 triliun.

“Dalam realisasi program ini, terjadi perkembangan yang signifikan untuk klaster perlindungan sosial dan kesehatan,” katanya.

Pada klaster Kesehatan telah direalisasikan sebesar Rp116,82 triliun atau 54,3 persen dari pagu sebesar Rp214,96 triliun, pada klaster Perlindungan Sosial sebesar Rp125,10 triliun atau 67 persen dari pagu sebesar Rp186,64 triliun.

Kemudian pada klaster Program Prioritas sebesar Rp68,07 triliun atau 57,7 persen dari pagu sebesar Rp117,94 triliun, pada klaster Dukungan UMKM dan Korporasi sebesar Rp63,20 triliun atau 38,9 persen dari pagu sebesar Rp162,40 triliun, dan pada klaster Insentif Usaha sebesar Rp60,73 triliun atau 96,7 persen dari pagu sebesar Rp62,83 triliun.

Baca juga: Jadi Ancaman di Tengah Pandemi, Ekonom Universitas Indonesia Ungkap Ciri-ciri Pinjaman Online Ilegal

Adapun untuk mengantisipasi perluasan dampak Covid-19 pada 2022, pemerintah mencanangkan akan melanjutkan program PEN yang akan digunakan untuk melakukan peningkatan testing, tracing dan treatment, serta perluasan perlindungan masyarakat. (Antaranews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved