Breaking News:

Gara-gara Pakai Jasa Pinjaman Online, Ais Terkena Pelecehan

Gara-gara pakai jasa peminjaman online, Ais (28) menjadi korban pelecehan. Fotonya diedit menjadi foto porno dan disebar ke seluruh kontaknya. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Rilis penangkapan 13 tersangka pinjaman online (Pinjol) ilegal di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Gara-gara pakai jasa peminjaman online (Pinjol), Ais (28) menjadi korban pelecehan. Fotonya diedit menjadi foto porno dan disebar ke seluruh kontaknya. 

Kata Ais, awalnya ia mengunduh aplikasi Pinjol di Play Store.

Dari aplikasi itu ia meminjam dana sebesar Rp 3 Juta. 

Namun yang cair ke rekeningnya hanya Rp 2.040.000. 

"Saat itu saya telat bayar dan saya harus bayar Rp 4.230.000. Saya enggak tahu bunga berapa persen saya enggak hitung," jelas Ais di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (22/10/2021). 

Baca juga: Ungkap Lima Perusahaan Pinjaman Online Ilegal, Polisi Kini Buru Pemilik Modal

Karena keterlambatan itu, Ais pun menerima tindak asusila. Fotonya dicuri dan diedit dengan gambar porno. 

Mirisnya lagi, foto Ais disebarkan ke seluruh kontak person di handphonenya yang telah dicuri oleh pihak Pinjol. 

Kata Ais, tindak asusila itu didapatnya setelah seorang desk collection atau DC memberikan keringanan cicilan utang. 

Baca juga: Perusahaan Pinjaman Online Ilegal Bekerjasama dengan yang Legal Untuk Jerat Nasabah

Namun, saat Ais membayar cicilan tersebut, 11 hari kemudian foto porno yang sudah diedit malah disebarkan ke seluruh kontak kerabat Ais. 

"Jadi setelah itu banyak dari teman-teman dan keluarga konfirm apa ini benar atau tidak. Dari situ saya lapor ke Polda Metro Jaya," ungkapnya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved