Breaking News:

Menpora Amali

Zainudin Amali Kembali Bikin Heboh Warganet, Klarifikasi Pernyataan Fajar/Rian tak Dikenal

Menpora Zainudin Amali tampaknya suka 'keramaian', ini dibuktikan dengan pernyataannya yang kerap mengundang pro kontra di sosial media.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Valentino Verry
PB PON XX PAPUA/Ian Irman
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali kembali bikin hrboh leat pernyataannya yang polos soal Fajar Alfian/Rian Ardianto. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjelaskan perihal adanya potongan video yang dianggap dirinya tak mengenal Fajar Alfian/Rian Ardianto, dan menjadi perbincangan warganet.

Menurut Amali, apa yang disampaikan warganet tersebut salah, justru dirinya memuji kualitas dan pembinaan atlet yang dilakukan PBSI.

Potongan video itu muncul pada acara "Sapa Indonesia Pagi" di Kompas TV, Selasa (19/10) pagi.

Baca juga: Satpol PP Kota Bekasi Sebut Pembinaan yang tak Jelas Membuat Manusia Silver Kembali ke Jalan

Pada acara tersebut Menpora Amali mengomentari pasangan ganda putra Indonesia Fajar/Rian yang pada laga final tersebut turun lebih dulu dibandingkan Marcus/Kevin.

Bahkan Menpora Amali sendiri memuji penampilan kedua pemain tersebut yang mengantarkan kemenangan kedua untuk Indonesia atas Tiongkok.

“Mana berita tentang Fajar dan Rian yang tidak dikenal itu? Padahal yang saya maksudkan itu, saya memuji strategi pelatih ganda putra kita karena menurunkan Fajar dan Rian yang mungkin saja pihak lawan belum terlalu mengenal permainan mereka,” ucapnya.

“Karena posisi rangking pasangan ini di bawah Markus/Kevin atau Hendra/Ahsan yang sudah menempati peringkat atas, atau pola permainannya sudah sangat dikenal oleh lawan,” lanjut Menpora Amali.

Justru Menpora Amali memuji regenerasi atlet yang ada di PBSI.

Baca juga: Deklarasi Dukungan untuk Pilpres 2024, Relawan Ini Tak Peduli Anies Baswedan Tahu Atau Tidak

“Saya juga mengapresiasi PBSI yang sudah mempersiapkan lapisan pemain yang akan mengisi posisi ganda kita yang sedang berada di posisi atas itu bila sudah pensiun nanti,” katanya.

“Itu saja sebenarnya yang saya jelaskan,” imbuhnya.

Menpora Amali mengapresiasi kerja PBSI, kerja tim di kepengurusan yang baru yang sudah mampu melakukan penataan tata kelola organisasi, dan membenahi pembinaan bulu tangkis ke arah yang lebih baik.

“Ini beberapa hal yang membuat saya senang di kepengurusan yang baru Pak Agung Firman sudah mampu melakukan tata kelola PBSI yang baik,” tutur Menpora Amali.

Baca juga: Kompolnas Minta Remaja yang Handphonenya Diperiksa Aipda Ambarita Lapor Propam Polda Metro

Lebih lanjut, Menpora Amali menilai PBSI saat ini sudah bergerak ke arah pembinaan atlet elit nasional, sehingga ukuran Olimpiade, Thomas Cup, All England menjadi pantauan pemerintah sejauh mana pembinaan cabor bulu tangkis ini yang ditempatkan dalam cabor unggulan pertama dalam DBON.

“Untuk mendapatkan talenta atlet dengan performa tinggi dibutuhkan waktu panjang setidaknya 10.000 jam atau 10 tahun,” katanya.

“Saya selalu melihat bagaimana progres ini berjalan untuk menunjang DBON dan persiapan Olimpiade Paris 2024 mendatang,” pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved