Mutasi Polisi

Kompolnas Minta Remaja yang Handphonenya Diperiksa Aipda Ambarita Lapor Propam Polda Metro

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti gerah melihat sikap Aida Ambarita yang melampaui batas, memeriksa handphone seseorang.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Aipda Monang Parlindungan Ambarita atau dikenal Aipda Ambarita adalah seorang polisi yang cukup tenar di sosial media. Kini Ambarita dimutasi karena melakukan pelanggaran saat memeriksa HP seorang pemuda. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Remaja yang handphonenya diambil dan digeledah oleh Aipda Monang Parlindungan Ambarita disarankan segera lapor ke Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.

Sebab, tindakan itu dianggap sudah melanggar kode etik kepolisian.

Demikian diungkapkan juru bicara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menanggapi video viral Aipda Ambarita yang memeriksa handphone seorang remaja.

Baca juga: Pengamat Ini Bingung Nama Rizal Ramli Jarang Muncul di Survei, Padahal Dinilai Layak Jadi Capres

Menurut Poengky penggeledahan handphone (HP) masyarakat sebagai pemeriksaan identitas yang dilakukan Aipda Ambarita dinilai keliru.

"Terkait tindakan anggota kepolisian yang langsung ambil hp milik orang lain tanpa ada dasar hukum dan surat perintah, itu keliru," ujar Poengky dihubungi Rabu (20/10/2021).

Kata Poengky, pemeriksaan handphone harus mengikuti ketentuan kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP) penyitaan barang.

Pemeriksaan juga harus ada surat perintah. Dimana harus ada pasal sangkaan yang tertera pada surat tersebut.

Oleh karena itu Poengky menyarankan remaja yang menjadi korban untuk melapor ke Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.

"Agar Propam dapat melakukan pemeriksaan," ucap Poengky.

Baca juga: Pandemi Virus Corona Usai, Volume Kendaraan di Jakarta Naik 40 Persen saat Penerapan PPKM Level 2

Ia juga meminta Polri menindaklanjuti video viral di Twitter yang merekam penggeledahan hp remaja.

Sebelumnya diberitakan, aksi Aipda Monang Parlindungan Ambarita atau yang lebih dikenal Aipda Ambarita viral di media sosial.

Dalam sebuah program televisi, Ambarita nampak menyita dan memeriksa telepon genggam seorang pemuda tanpa surat izin.

Aksinya itu pun ditanggapi sinis oleh netizen salah satunya akun Twitter @xnact.

"Polisi tiba-tiba ambil HP lalu periksa isi HP dengan alasan mau memeriksa barangkali ada rencana perbuatan pidana yang dilakukan melalui HP. Boleh tapi harus didahului dugaan tindak pidana. Sejak kapan pak polisi bebas geledah HP dan privasi orang atas dasar suka-suka dia?," demikian bunyi kicauan akun @xnact seperti dikutip, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Berjemur di Depan Rumah, Wanita Lanjut Usia Jadi Korban Jambret

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved