Breaking News:

Pemilu 2024

Pemerintah Usulkan Pemilu 2024 digelar pada 15 Mei, Mahfud MD: Sudah Disimulasikan dengan Ketat

Kata dia, pemerintah mengusulkan hari H pemilu dengan pertimbangan efisiensi waktu dan biaya tanpa melanggar agenda konstitusional.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Menko Polhukam Mahfud MD menjawab pihak yang mempertanyakan mengapa pemerintah baru-baru ini mengajukan usul jadwal Pemilu. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menanggapi tarik ulur jadwal Pemilu 2024 yang hingga kini belum ditetapkan.

Mahfud menjawab pihak yang mempertanyakan mengapa pemerintah baru-baru ini mengajukan usul jadwal Pemilu.

Ia mengatakan hal tersebut karena KPU yang berwenang menetapkan jadwal pemilu, baru meminta pendapat pemerintah dan DPR sesuai ketentuan undang-undang.

"Kalau belum diminta, kita kok ngajukan duluan? Nanti dituding ada agenda terselubung," kata Mahfud lewat akun Twitter@mohmahfudmd, Minggu (17/10/2021).

Sebaliknya, lanjut dia, jika pemerintah sudah dimintai pendapat secara resmi namun tidak mengusulkan, maka pemerintah bisa dituding tak mau adakan pemilu.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah mengusulkan hari H pemilu dengan pertimbangan efisiensi waktu dan biaya tanpa melanggar agenda konstitusional.

"Itu sudah dengan simulasi yang ketat. KPU dan DPR bisa membuat usul juga," ucap Mahfud.

Dua Opsi KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan dua opsi soal pemilu dan pilkada.

Opsi pertama, KPU mengusulkan hari pemungutan suara pemilu digelar pada 21 Februari 2024, dan pilkada 27 November 2024.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved