Piala Uber 2020
Piala Uber 2020, Indonesia Diadang Perancis, Apriyani Minta Koleganya Tidak Lengah
Tim bulutangkis putri Perancis diyakini memiliki kekuatan yang merata, baik di sektor tunggal maupun ganda putri.
Apalagi di laga Sabtu (9/10/2021), tim Negeri Gajah Putih itu membuat kejutan dengan mengalahkan Chinese Taipei 3-2 setelah ketinggalan di dua partai awal.
"Thailand tentu layak diwaspadai. Mereka sudah membuat kejutan dengan mengalahkan Chinese Taipei. Pemain sektor tunggal yang mengandalkan pemain muda, dan ganda keduanya kemarin tampil bagus. Karena itu kita tidak boleh kecolongan, terutama di sektor ganda," sebut Herry IP di Hotel Scandic, Aarhus, Denmark
Untuk itu, sebagai persiapan melawan Thailand, usai latihan sesi siang hari ini, Herry akan berdiskusi dengan para pemain untuk menentukan siapa yang paling siap ditampilkan.
Sebagai kekuatan utama Indonesia di Piala Thomas, sektor ganda harus bisa mengamankan dua poin.
Baca juga: Piala Thomas dan Uber Indonesia Masukan Pemain Muda Dalam Daftar Timnya
Baca juga: Greysia Polii dkk Kalahkan Tim Jerman 4-1 di Babak Penyisihan Grup A
"Lawan Thailand besok, kita harus menurunkan kekuatan terbaik dan yang paling siap. Juga melihat head to head dan sesuai dengan tipe permainan lawan. Sektor ganda harus mengamankan dua angka," ujar Herry.
Dituturkan oleh pelatih berjulukan Coach Naga Api, kondisi empat pasangan yang dimiliki, juga semua sehat dan siap ditampilkan.
"Semua kondisinya oke," tegasnya.
Disampaikan oleh Hendra Setiawan, kemenangan 5-0 atas Aljazair kemarin bisa menambah kepercayaan diri para pemain.
Kemenangan itu juga bisa menjadi modal untuk menghadapi Thailand yang pasti akan tidak mudah karena kualitas pemainnya jauh lebih baik dibanding Aljazair.
"Semoga kemenangan kemarin itu bisa menambah semangat semua pemain saat melawan Thailand. Yang pasti pertandingannya nanti akan lebih sulit dan tidak gampang," tutur Hendra, kapten tim Piala Thomas.
"Kemenangan melawan Aljazair kemarin tentu menjadi bakal menghadapi pertandingan berikutnya lawan Thailand. Kita harus lebih siap dan lebih fight lagi," tambah Ahsan.
Ditambahkan oleh pemain tunggal putra Jonatan Christie, penampilan melawan Aljazair kemarin telah memberi banyak pelajaran.
Adaptasi dengan penguasaan lapangan, jenis shuttlecock yang digunakan, dan tata lampu bisa dimanfaatkan sebagai bekal menghadapi Thailand.
"Dari pertandingan lawan Aljazair saya bisa mencari tahu seperti apa kondisi di tengah lapangan, begitu juga shuttlecocknya, sehingga saat menghadapi Thailand kita sudah mendapatkan gambaran harus main seperti apa," ujar Jonatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/apriyani-rahayu-piala-uber.jpg)