Media Sosial Jadi Modus Muncikari Anak Gaet Korban
Modus prostitusi anak yang diungkap di Apartemen Sentra Timur di Pulogebang, Jakarta Timur ternyata mengincar remaja lewat Facebook.
Penulis: Desy Selviany | Editor: LilisSetyaningsih
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Modus prostitusi anak yang diungkap di Apartemen Sentra Timur di Pulogebang, Jakarta Timur ternyata mengincar remaja lewat Facebook.
Kanit 4 Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dedi mengatakan dari kasus pertama yang berhasil diungkap, korban MF (17) kenal muncikari dari Facebook.
Korban kemudian berpacaran dengan muncikari yang seusia dengannya hingga akhirnya ketemuan di kawasan Sudirman.
Lalu MF dijual oleh muncikari di Apartemen Kalibata City dan disekap di Apartemen Sentra Timur di Pulogebang.
Baca juga: Modus Pacaran, Jadi Cara Mucikari Prostitusi Anak di Bawah Umur Gaet Anak Gadis
Baca juga: Lokasi Prostitusi Anak Digrebek, Berawal Laporan Orangtua yang Lihat Foto Anaknya di Kencan Online
"Di apartemen itu MF disekap dan diminta untuk layani orang," ujar Dedi dihubungi Senin (4/10/2021).
Kata Dedi, selama disekap dan dijual, MF mendapat ancaman oleh muncikari yang juga merupakan kekasihnya.
Sebelumnya Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menggerebek Apartemen Sentra Timur, Pulogebang, Jakarta Timur.
Hasilnya kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto, ditemukan tiga anak di bawah umur yang menjadi korban eksploitasi seksual.
Baca juga: Ada Tempat Penginapan Prostitusi Anak di Tamansari, Seperti ini Suasana Wisma Prima Pasca-Digerebek
Baca juga: Terungkap, Muncikari Prostitusi Anak di Tebet Jakarta Selatan Juga Berstatus di Bawah Umur
Mereka ikut diamankan dari lokasi penggerebekan.
Kata Pujiyarto, MF tak kunjung pulang setelah izin bermain dengan temannya sejak awal September 2021 lalu.
"Sekitar tanggal 24 September 2021 pelapor ibu kandung korban mengetahui ada akun MiChat yang menawarkan foto anak korban untuk prostitusi di Apartemen Sentra Timur," tutur Pujiyarto dikonfirmasi Kamis (30/9/2021).
Polisi pun menggerebek satu unit di Apartemen Sentra Timur Rabu (29/9/2021).
Dari hasil penggerebekan mereka menemukan MF dan dua anak di bawah umur lainnya berinisial SIR (16) dan AJ (17) yang diduga turut menjadi korban eksploitasi seksual. (Des)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/prostitusi124.jpg)