Mahasiswa Kuliah Secara Daring, Pemilik Kost dekat Kampus Terkena Imbas, Terpaksa Jual Kamar Kost
Dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh pemilik kost bernama Rizal di Jalan Kamboja RT01/05, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis
Penulis: Miftahul Munir | Editor: LilisSetyaningsih
Ada beberapa peminat kostannya yang sempat datang ke lokasi untuk melihat secara langsung.
Tapi setelah terjadi negosiasi, Rizal tidak bersedia menjual kostan tersebut karena dinilai harganya dibawah pasaran.
Ia memilih untuk bersabar mencari pembeli tiga pintu kostannya karena memang menjual properti tidaklah mudah.
Sambil menunggu pembeli, lanjut Rizal, tiga pintu kontrakannya kini mulai terisi oleh orang non mahasiswa.
"Kemarin itu, penawar yang tertinggi harganya sekira Rp, 500 juta, saya enggak kasih," terangnya.
Setiap tahunnya, tambah Rizal ia harus mengeluarkan uang untuk biaya perbaikan 3 pintu kostan seperti ngecat tembok, perbaiki kunci lintu dan lainnya sebesar Rp, 3.000.000.
Namun, Rizal bakal pertimbangkan kostannya tidak jadi dijual jika pandemi Covid-19 di Indonesia sudah selesai di tahun ini.
Sebab, Pemerintah sampai saat ini masih menerapkan PPKM darurat dan tentunya ini berdampak pada semua kalangan termasuk mahasiswa yang kost di tempatnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kos-kosan.jpg)