Selasa, 5 Mei 2026

Eksklusif Warta Kota

Eksklusif Warta Kota, Pengakuan Kepsek SMKN 5 Tangerang Soal Harta Kekayaannya

Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang Nurhali mendadak jadi bahan perbincangan banyak orang. Kekayaannya disandingkan para menteri

Tayang:
Wartakotalive/Gilbert Sem Sandro
Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang, Nurhali mendadak populer karena harta kekayaannya disandingkan para menteri 

Dan istri saya itu juga mempunya harta yang tidak bergerak seperti tanah juga. (Nurhali memiliki kekayaan atas tanah dan bangunan sebesar Rp 1.601.352.000.000.

Kemudian harta atas alat transportasi dan mesin senilai Rp 558 juta, harta bergerak lainnya Rp 74 juta, kas dan setara kas Rp 4,5 juta, harta lainnya Rp 30 juta, serta utang Rp 46 juta).

Baca juga: 899 Sekolah di DKI Jalani PTM Terbatas Tahap II Mulai 4 Oktober

Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang, Nurhali mendadak populer karena harta kekayaannya disandingkan para menteri
Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang, Nurhali mendadak populer karena harta kekayaannya disandingkan para menteri (Wartakotalive/Gilbert Sem Sandro)

Dari laporan KPK, disebut sebagian tanah yang bapak miliki merupakan hasil warisan?

Saya ulas kembali, harta kekayaan saya yang saya miliki itu ada juga sebagian yang dari orangtua saya. Katakanlah harta waris sebutannya.

Nah jujur, saya sama sekali tidak tahu kalau sampai di-ranking gitu harta kekayaannya.

Saya mah awalnya mengisi saja apa yang saya punya karena memang kewajiban saya sebagai ASN ya memang harus saya isi, apa yang saya punya sejujurnya.

Ternyata kekayaannya seperti ini, ya saya enggak menyangka juga. Saya kan hanya mengisi apa yg saya punya. 

Seperti apa latar belakang orangtua atau mertua bapak? 

Orangtua saya itu kebetulan pedagang. Ya hasil dari keuntungan berdagang itulah yang dibuat mereka untuk membeli sebidang tanah.

Dan karena sekarang ini orangtua atau pun mertua saya itu memang sudah meninggal baik dari bapak atau ibu ya mereka membagikan harta-hartanya kepada anak-anaknya, termasuk juga ada tanah yang diperoleh dari hasil waris istri saya.

Orangtua saya sih enggak banyak-banyak banget seperti itu tanahnya, cuma kan karena ada gabungan juga sama waris dari orangtua istri saya kan.

Harta asli dari saya itu tidak sebesar yang dirilis KPK, yang besar itu harta waris dari istri saya memang.

Selain menjadi kepala sekolah, apakah bapak memiliki pekerjaan atau usaha yang dijalankan keluarga?

Pekerjaan saya ya hanya sebagai ASN kepala sekolah, saya tidak memiliki usaha apa pun lainnya di luar sana. Karena saya memang orang asli Tangerang ini, saya itu orang Poris. (m28/eko)

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved