Jumat, 1 Mei 2026

Terungkap, Motif Penembakan Ustaz Armand, Dendam Berbalut Urusan Ranjang

Hasilnya didapat bahwa motif penembakan terhadap Ustaz Armand dipicu dari profesinya sebagai paranormal atau guru spritual.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Polisi tunjukan barang bukti penembakan di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten, Selasa (28/9/202 

Sabtu (18/9/2021) bada maghrib merupakan tragedi pilu yang tak bisa dilupakan oleh istri dan anak Ustaz Armand.

Saat itulah Ustaz Armand ditembak oleh orang tak dikenal di kediamannya, di Jalan Nean Saba, RT 2 /RW 5, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. 

Alif (15) anak pertama korban menceritakan detik demi detik peristiwa yang merenggut nyawa ayahnya itu.

Sebelum tragedi berdarah itu, pria yang duduk di kelas 1 SMK tersebut tengah asyik menonton televisi.

Ia menonton bersama ibunya, Kastuti (39).

Sang ayah pun sudah berpakaian rapi dan hendak berangkat ke Masjid Jami Nurul Yakin, yang jaraknya hanya sekitar 40 meter dari kediamannya.

Ustaz Armand menjabat Ketua Majelis Taklim di masjid tersebut.

Armand mengajak anak bungsunya yang masih berusia 7 tahun ke masjid.

"Ayah mau salat magrib berjamaah di masjid, ngajak adik yang paling kecil," ujar Alif lirih, saat dijumpai di rumahnya, Minggu (19/9/2021).

Saat ayahnya pergi ke masjid dengan adiknya, Alif dan ibunya menunggu di rumah.

Namun setelah beberapa lama, mereka mendengar suara tembakan senjata api, tepat dari luar rumah.

"Tiba-tiba ada suara tembakan, terdengar nyaring banget. Saya juga kaget dengarnya," ucap Kastuti. 

Sang anak bungsu yang ikut bersama Ustaz Arman ke masjid, datang dan masuk ke dalam rumah terlebih dulu, dengan membuka pintu.

Lalu di luar rumah tersengar Ustaz Armand berteriak sambil meringis kesakitan.

"Saya tertembak," kata Kastuti menirukan perkataan suaminya. 

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved