Atasi Terorisme, Kadensus 88 Pastikan Pendekatan Humanis Selain Represif
Bahwa terorisme tidak bisa dihilangkan dengan jalan kekerasan. Sebab hal itu merupakan pemikiran atau ideologi.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Budi Sam Law Malau
Sebab, dengan begitu bisa diketahui secara pasti penyebab dari serangan teror dilakukan, dan pada akhirnya pencegahan bisa dilakukan.
Cara-cara ini yang kini juga ditempuh Densus 88.
"Ada stairecase model. Ada lima tangga orang menuju kekerasan. Yang jelas intinya ketidakpuasan, kemudian didekati oleh kelompok-kelompok yang mempunyai ideologi kekerasan, lalu dia direkrut, kemudian dia mempersiapkan kekerasan, akhirnya muncul lah dalam bentuk kekerasan," kata dia.
Aspek psikologis ini menurutnya yang harus diketahui persis.
"Oleh karena itu tindakan kekerasan tidak akan menjawab. Jadi penegakan hukum dengan kekerasan atau dengan tindakan tegas, tidak akan menjawab problematika daripada akar terorisme ini," kata dia.
"Jadi yang kita harus lakukan adalah pendekatan yang lebih humanis, dan berkomunikasi dengan mereka. Sehingga kita bisa tahu apa sih akar yang menjadi permasalahan dirinya masing-masing. Secara personal atau secara kelompok, ataupun lain-lain," paparnya.(bum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kadensus-88-irjen-martinus-hukom-diskusi-y.jpg)