Industri Digital

Pandemi Ubah Industri Kreatif, Sandiaga Uno: Aplikasi, Gaming dan Televisi Menang Saat Pandemi

Menteri Sandiaga Uno mengatakan, pandemi mengubah potret industri kreatif. Ada pergeseran yang terlihat begitu signifikan.

istimewa
Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, saat Webinar Nasional Peran Milenial dalam Membangkitkan Ekonomi UMKM garapan BPR MSA dan Akumandiri DPW DIY, Kamis (23/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi mengubah potret industri kreatif. Ada pergeseran signifikan.

Semula, kuliner, fesyen dan kriya merupakan sektor usaha andalan.

Saat pandemi, ketika pusat belanja tutup dan pergerakan masyarakat dibatasi, sektor yang justru jadi pemenang justru aplikasi, gaming dan televisi.

Baca juga: Inovasi Menikah di Masa Pandemi Covid-19 dengan Aplikasi Digital Nikahinaku

Baca juga: Aplikasi Maimaid Bisa Jadi Pilihan Customer Cari ART dan Babby Sitter Berkualitas

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, mengatakan temuan itu saat Webinar Nasional Peran Milenial dalam Membangkitkan Ekonomi UMKM garapan BPR MSA dan Akumandiri DPW DIY, Kamis (23/9/2021).

Seminar diikuti 2.000-an peserta via aplikasi Zoom dan Youtube.

Rupanya, perilaku masyarakat yang banyak berdiam di rumah, dan di sisi lain jejaring internet membuka akses untuk tetap berinteraksi secara virtual.

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, saat Webinar Nasional Peran Milenial dalam Membangkitkan Ekonomi UMKM garapan BPR MSA dan Akumandiri DPW DIY, Kamis (23/9/2021).
Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, saat Webinar Nasional Peran Milenial dalam Membangkitkan Ekonomi UMKM garapan BPR MSA dan Akumandiri DPW DIY, Kamis (23/9/2021). (istimewa)

Akibatnya, menjadikan sektor yang lekat dengan aktivitas di rumah dan akses digital beroleh minat besar.

Untuk itu, kata Sandiaga Uno, "Kita perlu berkolaborasi untuk mengantisipasi derasnya produk-produk dari luar negeri."

Produk UMKM, lanjutnya, harus didahulukan, dan SDM Indonesia harus mampu ciptakan inovasi baru agar produk bisa berdaya saing dan berkelas dunia.

Baca juga: Industri Digital Semakin Bertumbuh, GKR Mangkubumi Serukan, Go Digital, Milenial Selamatkan UMKM

Baca juga: Pandemi Covid-19, Airlangga Hartarto Mengakui Terima Banyak Testimoni dari Pelaku UMKM Jayengan Solo

"Ekonomi kreatif 70 persen bersandar dari ekosistem UMKM dan ditargetkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia," ujar Sandiaga Uno.

Kontribusi PDB ekonomi kreatif, menurutnya, terus meningkat terhadap PDB nasional.

"Kita harapkan mencapai angka 10-12 persen dari 7-8 persen sekarang," ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno dalam Rapat Koordinasi Pembukaan Bali di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali, Kabupaten Badung, Bali pada Jumat (24/9/2021).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno dalam Rapat Koordinasi Pembukaan Bali di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali, Kabupaten Badung, Bali pada Jumat (24/9/2021). (Istimewa)

Tahun 2019, dalam catatan Sandiaga Uno, kontribusi ekonomi kreatif sudah mencapai $20 miliar dalam sisi ekspor.

Lebih dari 18-20 juta lapangan kerja kini berada di ekonomi kreatif di 17 subsektornya yang fokus mengembangkan ekosistem teknologi digital.

Baca juga: Airlangga Hartarto Diberi Kain Batik Bermotif Mahkota Swastika, Pelaku UMKM: Kita Buat Desain Khusus

Baca juga: Jawab Curhatan Ibu-ibu UMKM Bandung, Sandiaga Uno Nilai Protokol Kesehatan Kunci Pemulihan Ekonomi

"Sisi pengetahuan, regulasi, pendampingan, maupun pendanaan menjadi tugas kami untuk terus tingkatkan pengembangan SDM," kata Sandiaga Uno.

Kemenparekraf memiliki beberapa program link and match seperti program digital entrepreneurship.

Telah diluncurkan pula Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Baca juga: Ridwan Kamil Ungkap Industri Kreatif Berbasis Digital di Jabar Justru Naik 40 Persen saat Pandemi

Baca juga: Ingin Cek Kondisi Tubuh Setelah Terpapar Covid-19? Aplikasi Ini Sediakan Telekonsultasi

"Kita namakan onboarding untuk memasukkan UMKM ke platform digital dengan target 30 juta di akhir 2023. Ini setengah dari jumlah UMKM," ujarnya.

Generasi milenial, diharapkan Sandiaga Uno, sangat berperan dalam menghadapi revolusi industri dengan transformasi digital.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved