Berita Depok

Terjadi Sejak Lama, Banjir di Depok Disebut Imam Dipicu Banyaknya Situ Jadi Perumahan

Banjir di Depok Dipicu Banyak Danau Berubah Bentuk Jadi Perumahan, Wakil Wali Kota Depok Sebut Hal Tersebut Terjadi Sejak Pemerintahan Kabupaten Bogor

Editor: Dwi Rizki
Akun IG @infodepok_id
Banjir di Kawasan Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (23/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Banjir di sejumlah kawasan Kota Depok diakui Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono dipicu perubahan bentuk situ atau danau yang menjadi perumahan.

Tercatat, dari sebanyak 40 lokasi situ yang ada di Kota Depok, kini hanya ada sebanyak 23 situ yang masih tersisa. 

Sebanyak 17 situ lain telah menjelma lahan terbangun saat ini.

"Sekarang pekerjaan pemerintah adalah mengamankan aset situ dengan cara sertifikasi, dengan cara pembangunan turap, supaya tidak terjadi penyerobotan," sebut Imam dikutip dari Kompas.com di bilangan Kukusan, Beji, Depok pada Kamis (23/9/2021).

Imam meluruskan, sejak Kota Depok terbentuk pada 1999, jumlah situ yang ada di wilayah tersebut memang tak lagi berjumlah 40 situ.

Situ-situ yang hilang dan menjadi kawasan perumahan, lanjut politikus PKS tersebut, terjadi ketika Depok masih berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

"(Perumahan di bekas situ) punya izin, jadi nggak bisa ditindak juga karena itu bangunan resmi sejak pemerintahan Kabupaten Bogor," kata dia.

Baca juga: Ganjil Genap di Kawasan Puncak Bukan Hanya Roda Empat ke Atas, Tapi Juga Berlaku untuk Sepeda Motor

Baca juga: Ganjil Genap di Jalan Margonda Raya Belum Berlaku pada Akhir Pekan Ini, Catat Tanggal Pelaksanaannya

Selain itu, Pemerintah Kota Depok mengaku sedang merevitalisasi 23 situ yang tersisa di Kota Depok.

Revitalisasi yang dimaksud seperti menjadikan situ sebagai destinasi wisata, seperti yang baru-baru ini dilakukan di Situ Tujuh Muara, Bojongsari.

Di tepian situ, jogging track juga akan dibangun.

"Kita akan menjadikan situ sebagai tempat destinasi. Bagi warga yang ingin datang ke Situ Tujuh Muara, itu udah keren banget. Anak anak milenial yang nggak tau getek bisa naik getek di situ, di tengah-tengahnya ada pulau kecil yang kita bisa selfie-selfie betapa indahnya Situ Tujuh Muara itu" jelas Imam.

"Termasuk di dalamnya nanti ada wisata budaya termasuk seni pencak silat, palang pintu, ada kulinernya, ada UMKM-nya. Di Sawangan kan terkenal dengan ikan hias dan tanaman hias, itu akan kita kumpulkan jadi satu menjadi pusat wisata," tutupnya.

Baca juga: Jangan Lupa, Ganjil Genap di Kawasan Puncak Kembali Diberlakukan pada Akhir Pekan Ini

Baca juga: Menyusul Ancol dan TMII, Pemprov DKI Diminta Uji Coba Wisata Kepulauan Seribu

Jangan Salahkan Kalau Banjir

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengungkapkan, saat ini tersisa hanya 23 situ dari 40 situ yang semula tersebar di wilayahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved