Pesawat Jatuh

Dikenal Sosok yang Baik dan Dermawan, Tetangga hingga Teman Pengajian Akui Kehilangan Kapten Mirza

Dikenal Sosok yang Baik, Tetangga hingga Teman Pengajian Akui Kehilangan Kapten Mirza yang Tewas Dalam Tragedi Jatuhnya Pesawat Rimbun Air di Papua

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Adi Zaini, tetangga Kapten Mirza sekaligus sesama anggota kelompok pengajian Al Gazali di Kelurahan Curug, Kota Bogor 

Cerita haru dibagikan ibunda almarhum Kopilot Fajar, Sri Purwanti (54). 

Sri mengungkapkan, sebelum terbang ke Papua, Fajar sempat melakukan video call dengan istrinya. 

"Terakhir komunikasi dengan istrinya jam 3 pagi waktu Jakarta. Dia mau terbang itu dia komunikasi vidcall dengan istrinya," ucap Sri Purwanti. 

Baca juga: Viral Krisdayanti Ungkap Gaji-Tunjangan Anggota Dewan Fantastis, Gus Nadir Sindir Halus Warganet

Belakangan Fajar memang kerap melakukan video call dengan istrinya, untuk menanyakan kabar sang buah hati yang baru berusia 10 bulan.

"Selalu setiap saat komunikasi, karena dia baru punya anak kecil lagi lucu-lucunya. Setiap mau terbang dan landing dia sempatkan video call," tutur Sri Purwanti. 

Baca juga: Angkat Satu Kakinya Ketika Duduk di Atas Kursi, Cara Duduk Ustaz Abdul Somad Bikin Salah Fokus

"Anaknya seorang putra, berusia 10 bulan," imbuh Sri Purwanti.

Sri, sebagai ibu kandung Kopilot Fajar, mengaku telah mengikhlaskan putra keduanya tersebut.

"Keluarga besar harus menerima, karena ini sudah ketentuan Allah. Jadi kita sudah menerima," ujar Sri.

Ponsel Kapten Mirza Sempat Aktif 

Tak berselang lama setelah pesawat Rimbun Air hilang kontak di pedalaman Papua pada Rabu (16/9/2021), aparat segera menghubungi ponsel Kapten Mirza.

Ponsel sang pilot diketahui masih dalam keadaan aktif.

Namun Kapten Mirza yang tewas bersama dua orang kru, yakni Fajar sebagai kopilot, dan Iswahyudi selaku teknisi itu tak menjawab.

Momen tersebut terjadi sesaat Pesawat Rimbun Air PK OTW dikabarkan hilang kontak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Rabu (15/9/2021) pagi.

Pesawat tersebut terbang dari Bandara Nabire pada pukul 06.40 WIT dengan tujuan Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved