Breaking News:

Kabar Jakarta

Grand Indonesia Tolak Pengunjung yang Lampirkan Kartu Vaksin, Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Manager Corporate Communications Grand Indonesia, Dinia Widodo mengatakan calon pengunjung GI yang datang harus tunjukkan aplikasi PeduliLindungi

Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Suasana Grand Indonesia pada Rabu (15/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Manager Corporate Communications Grand Indonesia (GI) Jakarta, Dinia Widodo mengatakan tidak ada toleransi bagi para calon pengunjung GI yang tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin elektronik via Aplikasi PeduliLindungi. 

Dinia menegaskan, pihak GI tidak menerima calon pengunjung yang hanya membawa kartu vaksin maupun sertifikat vaksin yang telah dicetak. 

"Enggak menerima. Jadi karena sudah ada di peraturan pemerintah adalah kita harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk check in," kata Dinia di lokasi pada Rabu (15/9/2021). 

Lebih lanjut, kata Dinia, pihak GI tidak akan memberi akses masuk kepada calon pengunjung yang tidak bisa check in melalui Aplikasi PeduliLindungi.  

Baca juga: Mal Grand Indonesia Kembali Beroperasi Normal Sesuai Ketentuan, Ini Kriteria Pengunjung

Baca juga: Geliatkan Perekonomian, Pemkot Jakpus Ajak 60 UKM Ramaikan Bazzar Ramadan Fest di Grand Indonesia

"Di Aplikasi PeduliLindungi juga sudah terlihat sertifikat vaksinnya apakah mereka sudah divaksin atau belum," sambung Dinia. 

Perihal penurunan level PPKM di wilayah DKI Jakarta, Dinia menyebut ada sedikit perubahan kebijakan dari pihak GI. Salah satu perubahan tersebut yakni kembali dibukanya tempat hiburan bioskop. 

"Perubahannya hanya dibukanya kembali bioskop. Sekarang sudah diperbolehkan dengan kapastitas 50 persen. Dan yang boleh masuk hanya mereka yang hasil pindai QR Code aplikasi PeduliLindungi berwarna hijau. Jadi yang sudah vaksin dua kali," jelas Dinia. 

Adapun calon pengunjung yang diperbolehkan masuk yakni mereka yang berusia di atas 12 tahun. Termasuk bagi mereka yang sudah berusia lanjut. 

Baca juga: Pakai Sketsa Tugu Selamat Datang Sebagai Logo, Mal Grand Indonesia Dihukum Bayar Rp 1 Miliar

Baca juga: Geliatkan Perekonomian, Pemkot Jakpus Ajak 60 UKM Ramaikan Bazzar Ramadan Fest di Grand Indonesia

"Hanya anak di bawah usia 12 tahun yang belum boleh masuk karena belum vaksin. Untuk usia di atas 70 tahun sempat saat ini sudah boleh masuk," ucapnya. 

Walau sejumlah aturan sudah diperlonggar, jumlah pengunjung di GI masih landai. Dinia menyebut, hari ini sekira 20 persen pengunjung yang datang dari total kapasitas maksimal 50 persen.

"Jumlah pengunjung sedikit demi sedikit sudah kembali naik, cuma tentunya masih jauh dari angka kita yang biasa," kata Dinia. 

Aturan lain yang disesuaikan yakni rentang waktu operasional dan aturan makan di tempat. Dinia menjelaskan, GI dibuka dengan 50 persen total kapasitas dengan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB di hari kerja. 

"GI dibuka hingga pukul 21.00 di akhir pekan.  Hari biasa sampai pukul 20.00 WIB. Dan untuk makan pun sudah bisa 50 persen saat ini dengan waktu maksimal 60 menit," pungkas Dinia. (M29). 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved