Breaking News:

Lifestyle

Anna Mariana : Tenun Warisan Budaya Leluhur Kebanggaan Indonesia

Misi gerakan ini adalah mendukung program pemerintah dalam mengurangi pengangguran melalui peningkatan produksi industri ekonomi kreatif

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Alex Suban
Anna Mariana : Tenun Warisan Budaya Leluhur Kebanggaan Indonesia
dokpri
Anna Mariana

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perkumpulan Pecinta Pariwisata Indonesia (P3I), Komunitas Tekstil Tradisional Indonesia (KTTI ), Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara (CBKN), Asosiasi Tenun Songket Indonesia (ATSI), LaSalle College Indonesia , Dewan Keraton Nasional menggelar diskusi webinar, Selasa, (7/9/2021). Diskusi ini dalam rangka Memperingati Hari Tenun Nasional (HTN) pada 7 September dengan tema ‘Tenun Kebanggaan Indonesia’.

Acara ini dihadiri oleh pelopor tenun Indonesia, Prof. Dr. Anna Mariana SH., MH., MBA., sekaligus pembina P3I.

Kemudian, ada para raja dan sultan se-Nusantara dan Direktur Kemenparekraf Bidang Kriya, Kuliner, Design dan Fashion Yuke Sri Rahayu.

Baca juga: Bangkitkan Lagi Usaha Ibu Yuyun dan Ribuan Perajin Tenun Asal Bima, Sandiaga Uno Bidik Pasar Ekspor

Baca juga: Ayu Azhari Promosikan Kain Tenun Nusa Tenggara Timur ke Penjuru Dunia, Bentuk Cinta pada Indonesia

Lalu, Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid, Ketua Umum Iwapi, Nita Yudi, hingga Ketua Umum P3I, Jeffry Yunus. Serta Awilutan, mantan Duta besar Meksiko dan pencinta budaya hingga para moderaton Lana Kuncoro, dr. Caty dan sebagainya. 

Seperti sudah diketahui, Anna dikenal sebagai sosok perempuan Indonesia pelopor HTN, yang juga pendiri KTTI bersama Yayasan CBKN, serta Asosiasi Perajin Tenun Songket Indonesia. Ia mendedikasikan diri dan berjuang untuk menaungi para perajin tenun songket binaannya yang ada di 34 provinsi di Indonesia. 

“Misi gerakan ini adalah mendukung program pemerintah dalam mengurangi pengangguran melalui peningkatan produksi industri ekonomi kreatif, serta pemberdayaan dan pembinaan perajin tenun tradisional Indonesia,” kata Anna. 

Usaha dalam menggagas peringatan Hari Tenun Nasional terus dilakukan sejak 24 Februari 2019, dengan deklarasi bahwa HTN ditetapkan pada 7 September. 

Baca juga: Tenun Ulos Taput Tembus Pasar Dunia, Ketua DPD RI Sarankan Pelaku UMKM Tingkatkan Standar

Baca juga: Rayakan HUT ke-45 Tahun, Disbud DKI Gelar Pameran Kain Tradisional Bertema Fauna di Museum Tekstil

Ini berkaitan dengan kajian secara akademi, serta hasil perumusan bersama dengan seluruh jajaran kementerian terkait, mulai dari DPR, Setneg, Kemenko PMK, Kemendikbud-Ristek, Kemenkumham, para ahli hukum dan budayawan

Sekolah tenun pertama didirikan di Indonesia pada 7 September 1929 oleh dr. Soetomo di Surabaya, Jawa Timur, dan sekolah tenun dikembangkan ke daerah-daerah lain. 

Sehingga dengan hasil kajian dan rumusan bersama tersebut, lantas menjadi bahan rekomendasi keputusan presiden secara resmi yang diajukan melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy tahun 2019 kepada Presiden Joko Widodo. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved