Berita Jakarta

Keluarga WNA Portugal Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Minta Jenazah Dikremasi

Hingga saat ini, jenazah Embalo belum teridentifikasi karena belum didapatnya sampel DNA dari pihak keluarga.

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Desy Selviany
Puluhan tahanan tewas dalam kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) dini hari 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification atau DVI Polri masih mengidentifikasi 34 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Salah satu korban peristiwa itu adalah  Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo, wna asal Portugal yang meninggal dalam peristiwa naas itu.

Pihak Ditjenpas Kemenkumham telah memberitahukan perihal kondisi jenazah ke pihak keluarga di Portugal.

Melalui Kedutaan Besar Portugal di Indonesia, Kemenkumham telah menghubungi pihak keluarga.

Baca juga: Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp114 T, Mardani: Perlu Investigasi Serius

Baca juga: Setelah Insiden Kebakaran Blok C2, Kemenkumham Evaluasi Infrastruktur Keamanan Lapas

Diketahui, pihak keluarga meminta agar jenazah Embalo untuk dikremasi.

“Kemenkumham sudah memberitahukan ke pihak keluarga Embalo melalui Kedubes Indonesia untuk Portugal. Terakhir kami mendapat informasi jenazah kemungkinan akan dikremasi berdasarkan permintaan keluarga,” kata Direktur Binapilatkepro Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM, Thurman Hutapea di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (11/9/2021).

Hingga saat ini, jenazah Embalo belum teridentifikasi karena belum didapatnya sampel DNA dari pihak keluarga.

Baca juga: Sedih Megawati Diisukan Sakit, Hasto Kristiyanto Sampai Nangis-nangis, Bu Mega Coba Menenangkannya

Baca juga: Tato di Punggung Bantu DVI Polri Ungkap Identitas Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Sementara satu jenazah wna asal Mozambik bernama Samuel Machado Nhavene juga belum didapatkan sampel DNA dari keluarganya.

Meski begitu, Kemenkumham memastikan terus mengupayakan agar kedua jenazah itu bisa diserahkan ke pihak keluarga.

Tim DVI pun berharap proses identifikasi bisa dilakukan secepatnya apabila sampel DNA sudah diberikan keluarga melalui koordinasi Kedutaan Besar dan Kemenkumham.

Baca juga: RS Polri Serahkan Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Teridentifikasi kepada Keluarganya

Diketahui, dari 41 jenazah tersebut, hanya dua jenazah WNA tersebut yang sampel DNA-nya belum diserahkan oleh pihak keluarga. Sementara 39 korban warga Indonesia, masing-masing telah menyerahkannya.

“DNA hanya tinggal dua yang belum menyerahkan. Yaitu warga negara Portugal dan Mozambik,” jelas Thurman.

Dibetikan sebelumnya, sebanyak 7 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang telah teridentifikasi. Ketujuh korban meninggal sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan. (Fandi Permana)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved