Breaking News:

Berita Tangerang

Setelah Insiden Kebakaran Blok C2, Kemenkumham Evaluasi Infrastruktur Keamanan Lapas

Nantinya, pihak dari PLN akan diturunkan, untuk memperbaiki instalasi aliran listrik yang berada di setiap lapas.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Rika Apriyanti 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Kementerian Hukum dan HAM RI akan mengevaluasi keamanan seluruh lapas di Indonesia, pasca terbakarnya Blok C2 Lapas Kelaa I Tangerang.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Rika Apriyanti menjelaskan, pihak Kemenkumham telah menginstruksikan seluruh kepala kantor wilayah, untuk melakukan assesment pada lapas yang berada di masing-masing wilayah.

Menurutnya assesment tersebut dilakukan, guna memperbaiki sarana dan prasarana di setiap lapas, yang berpotensi menyebabkan terjadinya gangguan kemanan.

"Saat ini kami telah melakukan assesment untuk mengarahkan kepala UPT masyarakat khususnya lapas dan rutan, agar mengassesmen sarana dan prasarana yang berpotensi terjadinya gangguan kemanan dan ketertiban," ujar Rika Apriyanti kepada awak media di halaman Lapas Kelas I Tangerang, Sabtu(11/9/2021).

Baca juga: Pakar Pangan Unand Apresiasi Pertanian Indonesia Semakin Maju, Bisa Dorong Peningkatan Ekspor

Baca juga: Tato di Punggung Bantu DVI Polri Ungkap Identitas Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

"Assesment bukan hanya dilakukan pada Lapas Kelas I Tangerang saja, melainkan diarahkan ke kepala kantor wilayah," imbuhnya.

Lebih lanjut Rika menambahkan, berkaca pada musibah yang menyebabkan 44 orang narapidana meninggal dunia kemarin, salah satu evaluasi yang dilakukan oleh pihak Kemenkumham adalah dengan menggandeng pihak dari PLN.

Nantinya, pihak dari PLN akan diturunkan, untuk memperbaiki instalasi aliran listrik yang berada di setiap lapas.

"Seperti yang dikatakan pak menteri kemarin, sejak di bangun Lapas Kelas I Tangerang ini pada tahun 1972 silam, kita memang melakukan penambahan daya, tetapi kita tidak memperbaiki instalasi listriknya," terang Rika.

Baca juga: Lahan Terbatas, Kepala Lapas Karawang Siasati Over Kapasitas dengan Pembangunan Bertingkat

"Untuk itu, kita melibatkan orang-orang yang memang paham kendala instalasi listrik seperti itu, yakni PLN," sambungnya.

Menurut Rika, saat ini Kemenkumham telah memiliki standar operasional dan prosedur (SOP) tersendiri, berkaitan dengan keamanan lapas. 

Namun hal tersebut dinilainya, tetap harus didukung dengan menggunakan fasilitas yang memang memadai.

"SOP sudah ada, dan bagaimana SOP dibutuhkan sarana-sarana dukungan. Dan ini yang masih diproses yang kita lakukan," tutup Rika Apriyanti.(m28)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved