Breaking News:

Legislator DKI Pertanyakan Ketegasan Satpol yang Tak Jatuhkan Denda pada Holywings

Saya mengimbau aparat agar lebih tegas bila memang didapati pelanggaran berulang.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Ist
Kerumunan di Kafe Hollywings di Kemang, Jakarta Selatan saat digeruduk petugas gabungan, Sabtu (4/9/2021) lalu 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kafe di Jalan Bangka Raya itu telah berulang kali melanggar protokol kesehatan (prokes), namun hanya dikenakan sanksi ringan berupa penutupan sementara selama 3x24 jam.

Atas kondisi itu Legislator DKI Jakarta mempertanyakan ketegasan petugas dalam menindak Kafe Holywings Tavern, Kemang, Jakarta Selatan.

Pasalnya, Jika mengacu pada Pergub Nomor 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, kafe yang melanggar berulang kali dikenakan denda Rp 50 juta.

Dewan meminta petugas menjatuhkan sanksi kepada pelanggar sesuai regulasi yang ada. “Saya mengimbau aparat agar lebih tegas bila memang didapati pelanggaran berulang,” kata Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz pada Senin (6/9/2021).

Baca juga: Warga Minta Menparekraf Sandiaga Uno Segera Buka Pariwisata di Kepulauan Seribu

Baca juga: Pakai Seragam Lengkap, Desersi TNI Sukses Kelabui Calon Pilot hingga Miliaran Rupiah

Menurutnya, aparat harus lebih gesit dalam memantau semua penjuru wilayah khususnya DKI Jakarta. Jangan sampai kasus tersebut terulang kembali, karena sangat berpotensi menimbulkan klaster baru yang dipicu adanya kerumunan dan abainya pengunjung memakai masker.

“Kami berharap para pemilik kafe dapat bekerja sama untuk mentaati peraturan pemerintah untuk mencegah terulangnya kembali pandemi covid seperti bulan Juli 2021 lalu,” ujar Aziz dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Meski begitu, Aziz mengapresiasi kesigapan petugas yang menindaklanjuti laporan warga terkait adanya pelanggaran prokes di kafe tersebut.

Dia menduga, pelanggaran tersebut mungkin saja terjadi di kafe-kafe lain namun belum terdeteksi petugas. “Karena itu petugas harus meningkatkan pengawasan dan pemantauan di lapangan,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan mengakui bahwa kafe tersebut telah berulang kali melakukan pelanggaran prokes.

Namun saat ini, pemerintah baru memberikan sanksi berupa penutupan sementara. “Iya, ini (pelanggaran) yang terulang. Sudah dua kali lebih,” ucap dia.

Baca juga: Hindari Colong-colongan di Kafe Dini Hari, Polisi Terapkan Jam Malam, 4 Kawasan Ini Bakal Ditutup

Baca juga: Sudah Kondang jadi Selebgram, Sonny Qnooze Tetap Jalankan Profesi sebagai Hairstylist Para Artis

Menurutnya, kafe tersebut terbukti beroperasi melebihi jam operasional yang ditetapkan dan melanggar prokes seperti berkerumun. “Nanti dikenakan denda juga, tapi ini kan kami masih menunggu perintah pimpinan ya,” ujar Ujang kepada wartawan.

Seperti diketahui, kerumunan di kafe Holywings Kemang dibubarkan polisi pada Sabtu (4/9/2021) malam. Dalam video yang beredar, tampak ratusan pengunjung berkerumun padahal jam operasional kafe itu melebihi ketentuan PPKM Level 3.

Dalam Patroli Gabungan yang Dipimpin Karoops Polda Metro Jaya, Holywings masih beroperasi hingga Minggu (5/9/2021) sekitar pukul 01.00 dini hari. Sebelumnya, pada 27 Maret 2021, Holywings Kemang juga sempat disegel selama 3x24 jam karena pelanggaran sejenis. (fa

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved