Kamis, 9 April 2026

Berita Nasional

Perpusnas Dorong Penguatan Perpustakaan di Jalur-jalur Sutera Dunia

Perpusnas juga telah mendokumentasikan koleksi masa lampau yang dapat diakses secara daring melalui situs web Khastara. 

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Feryanto Hadi
Ist
Kegiatan Konferensi Perpustakaan Jalur Sutera yang berlangsung secara virtual, Jumat (3/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Muhammad Syarif Bando mendorong penguatan perpustakaan di negara-negara Jalur Sutera sebagai jalan penyebaran ilmu pengetahuan dunia.

Menurutnya, Indonesia merupakan wilayah penghasil rempah-rempah yang memasok pasar di seluruh dunia dengan komoditas di antaranya cengkeh, lada, jahe, kayu manis, dan pala.

Oleh karena itu, rute perdagangan maritim atau jalur laut dikenal juga sebagai Jalur Rempah.

Sedangkan rute perdagangan melalui jalur darat disebut sebagai Jalur Sutera.

"Jejak sejarah terkait rempah tersebut cukup banyak terdokumentasikan oleh Perpusnas," kata Syarif Bando dalam siaran persnya saat menghadiri konferensi Perpustakaan Jalur Sutera secara virtual, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: Kembali Raih WTP dari Kemenkeu, Laporan Keuangan Perpusnas Diapresiasi Komisi X DPR RI

Koleksi dengan tema tersebut, di antaranya tujuh gambar/foto, 13 artikel majalah langka, empat surat kabar internasional langka, dan 232 judul buku.

Selain itu, Perpusnas juga telah mendokumentasikan koleksi masa lampau yang dapat diakses secara daring melalui situs web Khastara. 

Situs web itu berisi koleksi naskah kuno, buku langka, peta, foto, gambar, lukisan, majalah, dan surat kabar langka.

Wakil Kepala Perpustakaan Nasional Tiongkok (NLC) Chen Ying juga turut mendorong penguatan perpustakaan di negara yang termasuk di dalam Jalur Sutera.

"Pengembangan aliansi perpustakaan negara-negara Jalur Sutera dapat dilakukan dengan tiga upaya,” ujar Chen Ying.

Langkah pertama yakni mengoptimalkan mekanisme yang ada dan memperkuat konsensus. 

Baca juga: Teten Masduki Yakini Literasi Jadi Hal yang Sentral bagi Pelaku Koperasi dan UMKM

Hal ini dilakukan dengan memperbanyak instansi yang berkontribusi pada perkembangan SRILA (Silk Road International Library Alliance) atau Aliansi Perpustakaan Internasional Jalur Sutera.

"Caranya membentuk wadah untuk pertukaran profesional antaranggota aliansi, dan memperbanyak kesempatan pertemuan tatap muka antara anggota aliansi," katanya.

Kedua, memperkuat citra asosiasi dan mempromosikan kerja sama seperti membentuk perpustakaan digital jalur sutera dengan mekanisme, data disediakan oleh anggota aliansi dan diolah metadatanya oleh NLC. 

Selain itu, penyelenggaraan seminar untuk pustakawan, kerja sama pengembangan sumber literatur terkait jalur sutera, dan pameran terkait literatur Jalur Sutera.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved