Pakai QRIS, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Samsat Subang Kini Jadi Semakin Mudah

Pakai QRIS, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Samsat Subang Kini Jadi Semakin Mudah. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kini diterapkan di Kantor Samsat Subang. Bayar pajak kendaraan bermotor kini semakin mudah 

WARTAKOTALIVE.COM, SUBANG - Lewat pembayaran non tunai dengan mesin EDC atau scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari dompet digital, bayar pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Subang serta delapan loket layanan lainnya kini semakin mudah.

Kemudahan membayar pajak tersebut diungkapkan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Subang, Lovita Adriana Rosa dihadirkan Bank BJB Cabang Subang.

Tujuannya agar dapat mengurangi transaksi tunai sebagai bentuk pencegahan penyebaran covid-19 selama masa pandemi.

Selain itu, penerapan transaksi non tunai katanya menjadi solusi agar membayar pajak lebih efisien.

“Di era pandemi covid-19 ini yang perlu dilakukan adalah menjaga diri sebaik mungkin. Salah satunya adalah menggunakan pembayaran non tunai yang sebisa mungkin nirkontak. Dan, QRIS bisa jadi solusi,” ungkap Lovita.

Samsat Subang lanjutnya, merupakan lembaga yang diharapkan mampu memberikan pelayanan efisien dan optimal kepada masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.

Oleh sebab itu dengan menggandeng bank bjb Cabang Subang, Samsat hadir memberikan alternatif pembayaran digital berupa QRIS.

Baca juga: DKI Sediakan Beasiswa Rp 6 Juta-Rp 20 Juta untuk Anak Nakes yang Gugur Tangani Covid-19

“Selama ini pembayaran existing meliputi pembayaran tunai, debit menggunakan mesin EDC bank bjb, e-samsat serta t-samsat. Sehingga diharapkan dengan adanya QRIS bank bjb, diharapkan memberikan alternatif kemudahan pembayaran pajak kendaraan bagi masyarakat," papar Lovita.

"Wajib pajak tidak perlu lagi membawa uang tunai karena tinggal gesek ATM saja atau bisa juga scan barcode QRIS. Scan QRISnya, beres pajaknya. Nggak usah ribet dengan kembalian uang," tambahnya.

Baca juga: KECOLONGAN, Petugas Kelurahan Bisa Buat Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu Lewat PeduliLindungi

Sementara itu, Pimpinan Bank BJB Subang, Dody Setiawan mengatakan bahwa pembayaran non tunai mempercepat layanan dan memudahkan masyarakat bayar sehingga transaksi cepat dan lebih efisien.

“Sistem QRIS menjadi terobosan Bank BJB Cabang Subang dalam transaksi secara online," jelasnya.

Metode pembayaran QRIS pun dipaparkannya memiliki sejumlah kelebihan di antaranya dapat menerima pembayaran dari seluruh e-wallet, seluruh perbankan menerima QRIS sebagai salah satu pembayaran.

Selain itu, tidak ada batasan minimun pembayaran, tidak dibebankan biaya tambahan kepada wajib pajak dan realtime.

Semakin meluasnya penggunaan QRIS memungkinkan kita untuk sama sekali tidak bersentuhan saat bertransaksi.

Baca juga: Sembako Bakal Dikenakan Pajak oleh Pemerintahan Jokowi, Fadli Zon: HKTI Tegas Menolak

Seperti yang dilakukan Hery Anwar, wajib pajak asal Ciasem, Subang yang akan membayar pajak sepeda motor miliknya di outlet Samsat Ciasem.

Dirinya hanya cukup memindai QRIS untuk menyelesaikan pembayaran.

“Cukup buka saja scanner yang ada di bank mobile saya, lalu scan langsung QRIS Samsat untuk melakukan pembayaran. Dalam sekejap, bayar pajak kelar dilaksanakan," ungkap Hery.

"Jadi kita bisa tetap bayar pajak dan mematuhi prinsip jaga jarak dengan membayar lewat QRIS. Nggak perlu repot bawa uang tunai,” ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved