Berita Bekasi
Cerita Driver Ojek di Bekasi yang Semangat Ikut Vaksinasi, Ingin Bekerja Lebih Aman Lagi
Pria berusia 57 tahun ini juga berharap agar pandemi ini cepat berakhir dan perekonomian kembali pulih.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Fuad (57) yang berprofesi sebagai driver ojek online ikut mengantre vaksinasi Covid-19 yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi di kantor PMI Kota Bekasi, yang berada di Jalan Pramuka No.1, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu (21/8/2021).
Meski usianya tidak muda lagi, namun Fuad tetap semangat untuk ikut vaksinasi perdananya, kata dia, yang buat dirinya akhirnya ikut vaksinasi sebab apabila mendapatkan orderan makanan ke dalam mal harus memiliki sertifikat vaksin minimal dosis pertama.
"Saya kan di gojek ya main di food, nah kadang kalau mau ambil ke mal nggak boleh soalnya kan harus vaksin dulu, kan pakai aplikasi di handphone," ujarnya kepada Warta Kota dilokasi.
Baca juga: Modus Tuduh Aniaya Orang, Dua Pria Bawa Kabur Sepeda Motor Milik Bocah 13 Tahun di Ciracas
Lanjutnya, pria berpakaian kemeja kotak-kotak berwarna hijau ini mengungkapkan bahwa sebelum mengikuti vaksin, ia disarankan teman seprofesinya yang sudah terlebih dahulu ikut vaksin untuk istirahat yang cukup.
"Kemarin saya libur dulu, enggak narik dulu ya, istirahat yang cukup. soalnya kata temen saya yang sudah vaksin ada efeknya jadi mending istirahat dulu jangan narik dulu. nanti baru vaksin," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan banyak kendala yang ia alami saat bekerja, karena ia belum ikut vaksin.
Baca juga: Rahmat Effendi Senang Kota Bekasi Dapat Jatah Alokasi Vaksin Tambahan dari Kementerian Kesehatan
"Sekarang kalau mau kemana-mana itu harus kasih bukti vaksin. Pas tahu enggak bisa masuk ke mal karna saya belum vaksin, saya langsung cancel dulu. Terus pas mau cari orderan lagi jadi susah," ucapnya.
Pria berusia 57 tahun ini juga berharap agar pandemi ini cepat berakhir dan perekonomian kembali pulih.
"Semoga cepat pulih ya, biar perekonomian juga mutar lagi," ucapnya.
Bekasi dapat jatah tambahan vaksin
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah kota (Pemkot) Bekasi mengumumkan untuk pada saat ini wilayahnya kembali mendapatkan jatah alokasi tambahan vaksin Covid-19 yang baru diberikan dari Kementerian Kesehatan. Dengan vaksin yang diberikan berjenis Pfizer.
"Kita baru terima tadi malam untuk vaksin jenis itu dari Kementerian Kesehatan," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Jumat (20/08/21).
Baca juga: Prasetio Edi Marsudi Ragu Opini WTP Pemprov DKI dari BPK karena Ada Temuan yang Ganjil
Rahmat mengatakan adapun alokasi vaksin tersebut yang diterima, Pemkot Bekasi dalam pemberian vaksin menerima sebanyak 181.350 dosis.
"Yang dimana untuk vaksin itu nantinya akan dilakukan suntik sebanyak dua kali dosis," jelasnya.
Namun demikian, meski Kota Bekasi yang baru saja menerima jatah alokasi vaksin dari Kementerian Kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pengojek-ikuti-vaksinasi.jpg)