Geng Motor di Cengkareng Terus Berbuat Onar Hingga Melakukan Pembunuhan

Keempat geng motor itu ialah Kelompok Bedeng, Kelompok Pasnang, Kelompok Gang Sokat I, dan Kelompok Cengkareng 378.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Murtopo
Istimewa
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo dalam jumpa pers terkait kasus pengeroyokan di Mapolres Metro Jakarta Barat pada Rabu (18/8/2021) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG -Polisi membekuk empat pelaku tawuran yang membuat nyawa seorang pelajar bernama Lutfi (16).

Keempat pelaku tersebut adalah DRH (18), MS (18), LNM (16), dan MRS (17), mereka ditangkap di bilangan Tomang Jakarta Barat.

Sebelumnya tawuran berdarah di Kampung Duri, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat melibatkan 50 orang terjadi pada Minggu (8/8/2021) pukul 03.00 WIB..

Tawuran berdarah itu menewaskan seorang pelajar bernama Lutfi (16).

Baca juga: Diburu 50 Orang Pemuda, Lutfi Tewas Dibacok Geng Motor di Cengkareng

Baca juga: Ringkus Pelaku Tawuran Berdarah, Polisi Kejar-kejaran di Cengkareng

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan bahwa tawuran itu terjadi pada Minggu (8/8/2021) pukul 03.00 WIB.

Dari tawuran yang sempat viral di media sosial itu, polisi menduga ada 50 sepeda motor yang dikendarai 50 orang terlibat.

"Sekitar 50 motor yang sempat viral tersebut merupakan aksi tawuran dari dua kelompok dimana TKP nya adalah di Jalan Daan Mogot Kampung Duri, Cengkareng," tutur Ady dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Polisi Tangkap 9 Remaja Pelaku Tawuran Geng Motor yang Menewaskan Satu Orang di Jatiasih Bekasi

Ady mengatakan bahwa tawuran itu dipicu dari saling ejek di media sosial. Aksi tawuran itu melibatkan empat genk motor yang melawan satu geng motor.

Keempat geng motor itu ialah Kelompok Bedeng, Kelompok Pasnang, Kelompok Gang Sokat I, dan Kelompok Cengkareng 378.

"Kelompok Cengkareng 378 mengajak kelompok lain untuk melawan Kelompok Kampung Duri. Tawuran dipicu dari saling ejek di media sosial," terang Ady.

Dari penyerangan tersebut, satu pemuda asal Kampung Duri bernama Lutfi tewas terkena bacokan samurai.

Polisi pun langsung memburu para pelaku tawuran yang membuat Lutfi tewas.

Baca juga: Permukiman Padat Penduduk di Tambora Terbakar Hebat Siang Ini, 80 Personel Damkar Diterjunkan

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobile Laboratorium PCR dengan Tarif Rp 495.000

Hasilnya didapat empat pelaku yang diringkus polisi di kawasan Tomang, Jakarta Barat.

Keempat pelaku ialah DRH (18), MS (18), LNM (16), dan MRS (17).

Karena perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang kekerasan bersama yang menyebabkan matinya orang dengan ancaman hukuman 14 tahun penjara. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved