Breaking News:

Kisah Inspiratif

Cerita Kis, Ahli Gizi yang Sempat Dilarang Orangtuanya Jadi Relawan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

Cerita Kis, Ahli Gizi yang Sempat Dilarang Orangtuanya Jadi Relawan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Berikut Selengkapnya

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki
Cerita Kis, Ahli Gizi yang Sempat Dilarang Orangtuanya Jadi Relawan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran
Istimewa
Tri Nurma Kismiati (25) Ahli Gizi asal Palembang, Sumatera Selatan. Gadis itu kini bertugas sebagai relawan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tri Nurma Kismiati (25) adalah seorang ahli gizi yang mendaftarkan diri menjadi relawan untuk membantu penanganan virus corona di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kis, begitu wanita tersebut disapa, bergabung ke Wisma Atlet selama sebulan atau dari 3 Juli hingga 3 Agustus 2021.

Alasan wanita asal Palembang, Sumatera Selatan itu menjadi relawan agar dapat melihat secara langsung keadaan tempat menangani pasien terpapar Covid-19.

Baca juga: Deva Mahenra Senang Dapat Pengalaman Naik Pesawat Tempur dalam Film Serigala Langit

“Saya merasa pandemi ini mungkin tidak akan selamanya, jadi saya ikut gabung di RSDC,” kata Kis kepada Wartakotalive.com, Minggu (15/8/2021).

Sebelumnya, alumni Nusantara Sehat (NS) tersebut baru selesai purnatugas setelah dikontrak 2 tahun di daerah sangat terpencil di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.

Kis bercerita bahwa dirinya sempat ragu untuk bergabung ke Wisma Atlet lantaran jumlah pasien Covid-19 saat itu mencapai 7.000 orang.

Tak hanya itu saja, orangtuanya juga agak berat hati mengizinkan Kis berangkat ke Ibu Kota, lalu akhirnya mereka memperbolehkan Kis mengingat pengalaman kerja di NS selama dua tahun.

Baca juga: Setelah Sembilan Jam, Petugas Dapat Memadamkan Api yang Menghanguskan Kantor di Sunter Agung

“Saya katakan kepada orang tua saya. Saya saja bisa bertahan hidup di negeri pelosok selama 2 tahun dan rawan gempa, keadaan kerja di NS lebih sulit sebetulnya karena di desa yg semua serba terbatas,” ujar Kis.

“Tapi ini Jakarta, semuanya tersedia. Perihal terpapar atau tidak itu sudah jadi takdir-Nya kelak, yang pasti anakmu ini akan selalu mematuhi protokol kesehatan. Sebab di sana, prokesnya sudah terstandar jadi InsyaAllah aman". Akhirnya diizinkan,” lanjutnya.

Setelah itu, Kis mendaftar melalui link yang tersedia dan langsung diminta kapan dapat bekerja di Wisma Atlet.

Baca juga: VIDEO Detik-detik Jerinx Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Jenis Sinovac

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved