Rabu, 22 April 2026

DPRD Kota Tangerang

Terungkap Harga Setelan Anggota DPRD Kota Tangerang Capai Rp 3 Juta per Setel

Penjahit ungkap angka harga setelan dinas yang dipesan anggota DPRD Kota Tangerang tidak masuk akal. Harga yang ditafsir terlalu mahal.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Istimewa
Ilustrasi setelan jas. DPRD Kota Tangerang akhir-akhir ini mendapat sorotan karena berencana membuat setelan jas dengan anggaran tinggi. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Penjahit ungkap angka harga setelan dinas yang dipesan anggota DPRD Kota Tangerang tidak masuk akal. 

Pasalnya harga satu setelan jas atau setelan dinas termahal ialah hanya Rp 3 juta.

Baca juga: Akui Tertipu Investasi Ustaz Yusuf Mansur, Tiga Ibu Rumah Tangga Adukan Nasib ke Neno Warisman

Hal itu diungkap tukang jahit senior Irwan yang sudah berkecimpung di bidang jahit setelan selama 40 tahun lamanya.

Irwan mengatakan bahwa harga bahan termahal untuk setelan jas ialah Rp 500.000 per meter untuk bahan impor.

Sementara untuk bahan lokal ialah Rp 150.000 per meter.

Di mana rata-rata untuk satu setelan membutuhkan bahan tiga meter. 

Sehingga harga termahal untuk bahan hanya butuh dana Rp 1,5 juta per setel.

Jadi, apabila dikalikan lima setel pakaian dan untuk 50 anggota DPRD Kota Tangerang maka angkanya hanya mencapai Rp 375 juta.

Angka itu memang jauh dari anggaran bahan pakaian dinas DPRD Kota Tangerang yang mencapai Rp 675 juta.

Baca juga: Gerakan Vaksinasi Merdeka Masif Sasar Wilayah Penyangga DKI setelah 17 Agustus

"Tapi memang harga bahan beda-beda. Saya tidak mengerti bahan yang dimaksud bermerek Louis Vuitton itu berapa harganya,” katanya.

“Tapi bahan setelan impor saja itu sudah paling bagus kualitasnya," tutur penjahit di Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat itu dihubungi, Rabu (11/8/2021).

Sementara kata Irwan, untuk upah menjahit satu setelan harganya di kisaran Rp 500.000 sampai Rp 1,5 juta.

Setiap tukang jahit memang memiliki harga berbeda-beda untuk menetapkan upah menjahit.

Namun umumnya, untuk kelas pasaran di angka Rp 500.000 sampai Rp 1,5 juta per setel.

"Kalau pun kelasnya high seperti di Pasar Baru paling mahal upah Rp 3 juta satu setel," jelas Irwan.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Wanita di Kolong Jembatan Tol Jatikarya Dibekuk

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved