VIDEO Usaha yang Dirintis 30 Tahun Hancur Gara-gara Corona, Pedagang Ini Curhat Punya Banyak Utang
Karenanya kata Rudi dia pun bangkrut dan membiarkan lapaknya di Pasar Pondok Labu kosong selama sekitar 3 bulan ini.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo
"Belum berani jualan, lagian modalnya belum ada. Mikir juga saya, takut rugi besar lagi," kata pria yang sudah lebih 10 tahun berjualan buah di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Karena semua kesulitan keuangan selama pandemi itulah, Rudi mengaku bahwa uang sekolah anak pertamanya yang berusia 10 tahu, belum dibayar selama setahun belakangan. "Anak saya sekolah masih bayaran. Karena sekolah di madrasah," katanya.
Sementara anak keduanya masih berusia 4 tahun. "Lalu uang kontrakan saya pun masih nunggak 2 bulan ini. Sebulannya Rp700 Ribu. Yang punya udah nagih terus, tapi untungnya kami masih dikasih kebijaksanaan boleh tinggal meski nunggak," kata Rudi.
Sebenarnya kata Rudi sebelumnya ia memiliki sedikit uang simpanan. "Tapi habis juga karena istri sempet sakit, anak juga sempet sakit. Untungnya sakitnya bukan corona," kata dia.
Belum lagi kata dia sebagian simpanan sempat dipakai untuk memulai berdagang buah, tapi akhirnya tetap merugi dan bangkrut.
Baca juga: Pemkot Depok Kejar Target Vaksinasi Massal, Agustus Ini Mesti Capai 50 Persen dari 1,6 Juta Warga
Namun kata Rudi sedikit harapan muncul, setelah sekitar dua bulan ini menganggur tak punya pekerjaan.
"Diajak abang ipar jadi petugas keamanan di perumahan di sini sejak beberapa hari lalu. Gantiin satu petugas keamanan yang sakit karena corona," kata Rudi.
Dimana setiap berjaga di salah satu perumahan di Pondok Cabe Ilir, selama 12 jam, Rudi diupahi Rp75.000.
"Jadi shift-shiftan jaganya. Ini juga saya sementara saja. Tapi lumayan ngebantu. Semoga sih, ada rezeki lain di sini atau tempat lain," doanya.
Meski pekerjaan sebagai petugas keamanan sementara belum bisa dijadikan pegangan, Rudi tetap bersyukur dan berharap ada rezeki yang lebih baik di keesokan hari.
"Pengennya pandemi corona ini cepet selesai dan semua normal kayak dulu lagi. Jadi saya bisa jualan di pasar lagi dan lancar pemasukannya," kata dia.(bum)