Breaking News:

Buronan KPK

Sebulan Sebar Nama ke 194 Negara, Interpol Belum Deteksi Keberadaan Harun Masiku

Amur menyampaikan, keberadaan eks politikus PDIP tersebut masih terus dilacak, sejak Interpol menerbitkan red notice.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Harun Masiku. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Amur Chandra Juli Buana mengatakan, keberadaan Harun Masiku belum terdeteksi.

Amur menyampaikan, keberadaan eks politikus PDIP tersebut masih terus dilacak, sejak Interpol menerbitkan red notice.

Hingga kini, belum ada laporan dari negara lain terkait keberadaan Harun Masiku.

Baca juga: Luhut: Presiden Panglima Tertinggi Penanganan Pandemi, Saya dan Menko Perekonomian Komandan Lapangan

"Bahwa subjek belum terdeteksi di negara setempat, itu posisinya sekarang," kata Amur di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021).

Ia menuturkan, nama Harun Masiku telah disebar ke 194 negara yang tergabung sebagai anggota Interpol.

Nantinya, mereka akan mengawasi setiap data perlintasan untuk turut mencari keberadaan Harun Masiku.

Baca juga: Luhut: Jangan Sia-siakan Kelelahan Kita dengan Tidak Disiplin Protokol Kesehatan

Sebaliknya, negara-negara tersebut juga akan memberikan notifikasi jika tersangka dugaan kasus korupsi itu terdeteksi di suatu negara.

Di sisi lain, dia mengatakan, Interpol juga turut menjalin komunikasi sejumlah negara-negara tetangga di kawasan ASEAN ataupun Asia Pasifik.

"Teman-teman interpol yang berdekatan wilayah ASEAN dan Asia Pasifik itu sudah kita kirim untuk mencekal, menangani atau menangkap bila subjek red notice melintas."

"Dan beberapa negara merespons kepada kita bahwa subjek belum terdeteksi di negara setempat," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved