Senin, 20 April 2026

Bansos

Terima Beras 10 Kilogram dari Pemerintah, Warga Angke Tambora: Kutunya Banyak Jadi Harus Dijemur

"Jadi kan sebelum masak beras direndam pakai air untuk dicuci. Kemudian di atas air itu kutu semua, akhirnya saya serok kutu itu," ujar Weli

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Warga Angke, Tambora, Jakarta Barat bernama Weli, terima beras bantuan yang dipenuhi kutu, Senin (9/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMBORA --- Bantuan beras dari pemerintah yang diterima warga Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat Weli (65) harus dijemur terlebih dahulu.

Hal itu dilakukan lantaran beras yang diterima dipenuhi dengan kutu.

Kenyataan itu disampaikan warga RW 03 Angke Tambora ini seusai menerima beras dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI pada Sabtu (7/8/2021).

Weli mengatakan, saat hendak dimasak, beras 10 kilogram (kg) yang diterimanya ternyata dipenuhi dengan kutu.

"Jadi kan sebelum masak beras direndam pakai air untuk dicuci. Kemudian di atas air itu kutu semua, akhirnya saya serok kutu itu," ujar Weli ditemui di rumahnya Senin (9/8/2021).

Kemudian kata Weli, keesokan harinya istinya menjemur beras tersebut.

Hal itu dilakukannya agar seluruh kutu yang ada pada beras keluar.

Setelah dijemur di terik matahari selama seharian, berasnya kembali bersih.

Ia juga harus memilah beras untuk memastikan tidak ada kutu lagi pada beras yang diterimanya.

"Makanya dijemur dulu biar kutu keluar," bebernya.

Kata Weli, karena beras yang diterima pera, maka setiap dimasak beras harus dicampur dengan beras bagus miliknya.

Baca juga: Temuan Beras Tak Layak Konsumsi di Pandeglang Banten, Ariza: Beras di Jakarta Kualitasnya Premium

Weli sendiri kecewa dengan pemberian beras murah yang berkualitas rendah.

Ia berharap, kedepan pemerintah bisa mengevaluasi kualitas beras yang hendak dibagikan ke masyarakat.

"Kecewa, maunya rakyat ini agak mendinglah walaupun enggak pulen, ya enggak berkutu," harapnya.

Weli menyebut tidak semua warga di RW03 Angke menerima beras berkutu dan berkualitas buruk.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved