Kamis, 21 Mei 2026

Vaksinasi Covid19

Lebih Cepat dari Target Jokowi, Sudah 90,21 Persen Warga Jakarta Divaksin Covid-19

Yusri mengimbau seluruh warga Jakarta segera mendatangi gerai-gerai vaksin yang ada di wilayah dan pemukiman mereka di setiap RW.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Warga Rusun Nagrak, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara memanfaatkan layanan vaksinasi Covid-19 yang digelar Puskesmas Kelurahan Cilincing I, Selasa (3/8/2021). 

"Apakah boleh beroperasi? Dalam ketentuan boleh, tapi harus ditambahkan persyaratan yang potong rambut harus sudah vaksin, dan yang datang harus vaksin," jelas Anies.

Baca juga: PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Partai Demokrat Minta Jangan Ada Anggaran Susupan

Anies meminta warga DKI Jakarta tidak menyalahartikan dengan dua kali divaksin, boleh bepergian ke mana saja.

Melainkan, ketentuan itu perlu disesuaikan dengan aturan yang memang harus dipenuhi.

"Jadi saya garis bawahi, di Jakarta ada kewajiban untuk menggunakan vaksinasi."

"Kenapa? Karena itu untuk perlindungan kita," terangnya.

Update Vaksinasi

Sejak program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021, pemerintah sudah menyuntikkan dosis pertama kepada 47.847.179 (22,97%) penduduk hingga Senin (2/8/2021).

Sedangkan dosis kedua sudah diberikan kepada 21.071.096 (10,12%) orang.

Dikutip dari laman kemkes.go.id, rencana sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah 208.265.720 penduduk yang berumur mulai dari 12 tahun.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Indonesia 30 Juli 2021: 41.168 Orang Jadi Pasien Baru, 44.550 Sembuh, 1.759 Wafat

Hal ini untuk mencapai tujuan timbulnya kekebalan kelompok (herd immunity).

Karena ketersediaan jumlah vaksin Covid-19 bertahap, maka dilakukan penahapan sasaran vaksinasi.

Untuk tahap pertama, vaksinasi Covid-19 dilakukan terhadap Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).

Baca juga: Antibodi Vaksin Covid-19 Menurun Setelah 6 Bulan, tapi Tetap Bisa Melindungi Jika Diserang

Yang meliputi tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan sampai saat ini, jumlah SDM Kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 adalah 1.468.764 orang, sedangkan populasi vaksinasi sebanyak 12.552.001 orang.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved