Breaking News:

PPKM Tangerang

Arief R. Wismansyah Masih Terapkan PPKM Level 4 di Kota Tangerang

Menurut Arief, sejumlah indikator yang berpengaruh dalam penentuan level PPKM suatu daerah

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang masih harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 27 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Viruses Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah menjabarkan secara garis besar tidak ada perubahan yang signifikan terkait aturan yang dijalankan oleh daerah khususnya Kota Tangerang pada masa perpanjangan PPKM Level 4 yang mulai berjalan 3 hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

"Belum ada perubahan yang signifikan secara aturan, tapi kalau dilihat dari indikatornya di Kota Tangerang sudah mengalami penurunan kasus," ujar Arief saat ditemui usai meninjau kegiatan vaksinasi di MTS Negeri 3, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Mengapa Vaksinasi Covid-19 Penting Bagi Anak? Begini Penjelasan Wamenkes

Baca juga: Lebih Cepat dari Target Jokowi, Sudah 90,21 Persen Warga Jakarta Divaksin Covid-19

Arief menambahkan sejumlah indikator yang berpengaruh dalam penentuan level PPKM suatu daerah di antaranya level transmisi penularan dengan kapasitas respons sistem kesehatan di wilayah tersebut.

"Untuk angka kematian harian sudah menurun menjadi hanya satu digit per hari dan masih akan terus ditekan. BOR rumah sakit hari ini juga turun menjadi 55,31%, untuk RIT okupansinya tinggal 27,45%," ucapnya.

"Vaksinasi dosis satu di Kota Tangerang sudah mencapai 619.436 jiwa, sedangkan dosis dua sudah hampir 300 ribu jiwa," sambung Arief.

Baca juga: Cuma Jualan Dua Jam Selama PPKM, Pedagang Pasar Malam Tangerang Menjerit Omzet Turun 80 Persen

Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan terkait arahan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar tidak serta merta dalam mengambil kebijakan mengambil pelajaran dari negara lain yang saat ini justru mengalami lonjakan kasus usai menerapkan pelonggaran.

"Apalagi Kota Tangerang berada dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek," kata Arief. (dik)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved