Pandemi Covid 19

Industri Rokok Tertekan Pandemi Covid-19, DPR Minta Sektor Padat Karya Dilindungi 

Industri Rokok Tertekan Pandemi, DPR Minta Sektor Padat Karya Dilindungi . Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Kompas.com/Shutterstock
Ilustrasi rokok 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah terus fokus dalam upaya memulihkan dunia usaha, termasuk industri hasil tembakau (IHT) di tengah hantaman pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian. 

Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar mengatakan, saat ini terjadi tekanan ekonomi di berbagai bidang, sehingga IHT sebagai bagian dari sektor padat karya harus dilindungi. 

"Pemerintah benar-benar harus memikirkan dan melakukan upaya agar dunia usaha dapat bangkit dan pulih, termasuk juga terhadap IHT khususnya sektor sigaret kretek tangan (SKT),” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (3/8/2021). 

Marwan mengharapkan pemerintah agar tidak mengabaikan sektor SKT karena industri pembuatan rokok tersebut menyerap banyak tenaga kerja. 

Baca juga: Tak Hanya Bantuan Rp 2 Triliun, Anak Akidi Tio Pernah Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan Proyek Istana

"Jangan sampai tenaga kerja yang menggantungkan hidup di sektor ini makin tertekan, apalagi sampai kehilangan pekerjaan,” katanya. 

Melihat situasi ini, dia menambahkan, pemerintah sebaiknya tidak membebani IHT khususnya SKT lagi dengan kenaikan cukai pada 2022. 

Sebaliknya, Marwan merekomendasikan agar pemerintah memberikan insentif dan perlindungan terhadap sektor SKT demi kelangsungan industri sebagai tumpuan hidup jutaan orang. 

“Sama seperti insentif dan relaksasi kepada sektor padat karya lainnya. Saya pikir salah satu caranya adalah tidak menaikkan cukai tembakau, terutama untuk segmen SKT pada 2022," pungkasnya. (Yanuar Riezqi Yovanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved