Breaking News:

Covid19

Kurangi Klaster Keluarga dan Beban Rumah Sakit, Universitas Paramadina-PMI Dirikan Shelter Isoman

"Program ini menggerakkan relawan dari kalangan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, anggota pramuka, dan masyarakat sekitar kampus Paramadina,"

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dedy
Istimewa
Lokasi Shelter Ruang Pulih Isoman di halaman belakang kampus Universitas Paramadina di Jalan Gatot Subroto, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI --- Universitas Paramadina bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) membangun Shelter Ruang Pulih Isolasi Mandiri (Isoman) untuk warga yang terpapar Covid-19 namun tanpa gejala atau dengan gejala ringan. 

Lokasinya berada di halaman belakang kampus di Jalan Gatot Subroto, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan di halaman kampus di Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Rektor Universitas Paramadina, Prof Dr Didik J Rachbini menyatakan dalam kondisi sekarang ini, diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bangkit menanggulangi pandemi Covid-19

"Universitas Paramadina ikut berkontribusi dalam program ini sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, memberikan pengabdian kepada masyarakat," kata Didik dalam keterangannya yang diterima Wartakotalive.com, Jumat (30/7/2021).

Didik menyatakan di lokasi di halaman belakang kampus di Jalan Gatot Subroto, yang dipakai sebagai shelter ruang pulih, didirikan dua tenda yang kapasitasnya dapat menampung hingga 24 orang. 

"Sedangkan untuk di lahan Universitas di RW 2 Setu, Cipayung, Jakarta Timur bisa didirikan tiga tenda dan dapat menampung hingga 36 orang," katanya.

Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said menyatakan hal ini bukan kali pertama PMI bekerjasama dengan Universitas Paramadina

Bahkan di awal pandemi, katanya PMI dan Universitas Paramadina sudah menjalankan Program Kemanusiaan 1 Juta Hygiene Pack.

"Program ini menggerakkan relawan dari kalangan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, anggota pramuka, dan masyarakat sekitar kampus Paramadina," katanya.

Sudirman menyatakan bahwa kerjasama bukan hanya mendirikan fisik shelter, akan tetapi juga melakukan edukasi terhadap masyarakat sekitar dalam menjalankan isolasi mandiri

"Tujuan dibangunnya shelter isolasi ini adalah untuk mengurangi klaster keluarga dan beban rumah sakit dalam menampung pasien terpapar Covid-19" kata Sudirman.

Baca juga: Salurkan Beras 10 Kilo ke Tiap Warga, Kasudinsos Jakarta Pusat: Hasil Bantuan Jangan Dijual Lagi

Baca juga: Bantu Pemerintah Ciptakan Masyarakat Sehat, HIPMI DKI Jemput Bola Gelar Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Temuan Kasus Pungli Bansos di Tangerang, Arief Wismansyah: Pemkot Dukung Upaya Mensos Risma

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved