Breaking News:

Virus Corona Bekasi

Cerita Asni Pengusaha Buku Yasin di Kota Bekasi: Ada Pembeli Datang Sambil Meneteskan Air Mata

Kasus kematian Covid-19 tinggi, Asni, pengusaha buku Yasin di Kota Bekasi omzetnya naik 100 persen. Meski demikian dia berharap pandemi segera berakhi

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Cerita Asni Pengusaha Buku Yasin di Kota Bekasi: Ada Pembeli Datang Sambil Meneteskan Air Mata. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - Cerita Asni pengusaha buku Yasin di Kota Bekasi: ada pembeli datang sambil meneteskan air mata.

Asni, pemilik usaha buku yasin di Jalan Raya Ir.H. Juanda Ruko Parahyangan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat tengah merasakan kondisi yang bertentangan.

Hal tersebut dikarenakan, di satu sisi, usaha yang dijalani banjir orderan, bahkan Asni mengaku sampai kewalahan.

Seiring bertambahnya kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia, dia mendapat banyak pesanan buku yasin dari masyarakat.

"Ya, cukup kewalahan juga ya sekarang, kalau sebelumnya yang pesan hanya 5 orang saja itu juga paling banyak. Lalu sekarang bisa sampai 10 orang lebih," ujarnya kepada wartakota pada Jumat (30/7/21).

Baca juga: Polres Metro Bekasi Kota Selidiki Viral Video Sekelompok Pelajar Membawa Senjata Tajam

Namun, di sisi lain, ada perasaan sedih yang dirasakan dirinya. Dia merasa prihatin dengan banyaknya kasus kematian akibat Covid-19 belakangan ini.

"Kalau omzet memang meningkat ya pasti, biasa mendapatkan Rp 5 juta dalam sehari sekarang bisa sampai Rp 10 juta. Tetapi sedih juga dengan kondisi sekarang ini, banyak kasus kematian akibat Covid-19 meningkat. Saya hanya berharap agar pandemi ini segera berakhir," ucapnya.

Menurut perempuan berusia 30 tahun ini, bahkan ia pernah melayani pembeli yang datang ke tempat nya sambil meneteskan air mata.

Baca juga: BPBD Kota Bekasi Salurkan 3.631 Paket Sembako dan 1.605 Tabung Oksigen Berkat CSR Perusahaan Swasta

Sebab pembeli tersebut menceritakan bahwa belum lama ini salah satu keluarganya meninggal dunia di rumah sakit akibat terpapar Covid-19.

"Pernah ada juga pembeli yang datang, terus cerita kan sambil nangis, dia bilang salah satu keluarganya belum lama ini meninggal dunia di rumah sakit karena terpapar Covid-19. Saya tidak tega jadi ikut nangis juga, cuma saya saat ini langsung menguatkan," katanya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved